Welcome to the website of University of Muhammadiyah Gresik


Pengajian Ramadhan PP Muhammadiyah : Konsep Negara Pancasila sebagai Dar Al-Ahdi Wa Al-Syahada

2016-06-13 | By Administrator


Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik Bapak Tri Ariprabowo, SE,,M.Si menghadiri acara Pengajian Ramadhan yang diselenggarakan oleh PP Muhammadiyah Yogyakarta, Acara ini berlangsung di Gedung Ar Fachrudin B Lantai 5 Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Pengajian Ramadhan yang mengangkat tema “Negara Pancasila sebagai Dar Al-Ahdi Wa Al-Syahadah: Perspektif Teologis dan Ideologis” tersebut belangsung sejak tanggal 9-11 Juni 2016 dengan menghadirkan tokoh-tokoh Muhammadiyah, diantaranya Ahmad Syafii Maarif,  Syamsul Anwar, Achmad Charis Zubair,  M. Din Syamsuddin, Yudi Latif, M. Amin Abdullah, Alyasa’ Abubakar, Abdul Munir Mulkhan, Taufik Abdullah, Radhar Panca Dahana, M. Busyro Muqoddas, Bambang Setiaji, dan Syamsudin Haris.

Bapak Dr. H. Haedar Nashir, M.Si selaku Pimpinan Umum PP Muhammadiyah menjabarkan Konsep Negara Pancasila sebagai Dar Al-Ahdi Wa Al-Syahadah, merupakan pemikiran Muhammadiyah dalam menerapkan prinsip-prinsip Pancasila dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara Islam Indonesia berkemajuan, merupakan alternatif masa depan Negara Pancasila di tengah pusaran dunia yang dinamis dan progresif pada era abad ke 21.

Beliau juga menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara Pancasila, hal tersebut dipandang penting agar Indonesia tidak menjadi negara sekuler, ataupun negara agama, prinsip-prinsip dalam Pancasila merupakan acuan dalam bekehidupan berbangsa dan bernegara, maka apabila dilihat dari dimensi makna, ruh, jiwa, dan alam pikiran penerapan Negara Pancasila  sejalan dengan Islam. Melalui pemikiran Pancasila sejalan dengan Islam, maka jadilah Indonesia sebagai negara Dar Al-Ahdi Wa Al-Syahadah.

Selain itu beliau mengingatkan dalam upaya membawa negara Pancasila ke depan, Muhammadiyah mengajak seluruh elite bangsa untuk konsisten antara ucapan dan tidakan. Dimana sebagai kader Muhammadiyah, dalam memaknai Pancasila, harus berpegang prinsip menjunjung tinggi moral dalam memperjuangkan kepentingan rakyat di atas kepentingan diri, kelompok, dan golongan. Muhammadiyah mengajak pemerintah di seluruh tingkatan untuk berkomitmen dalam memajukan bangsa dan negara disertai sikap yang mengedepankan keadilan dan kejujuran

Pengajian Ramadhan ini juga diisi oleh beberapa pemateri diantaranya :

  1. Dr. Bambang Setiaji, materi : Transformasi Nilai Kerakyatan dan Keadilan Sosial dalam bernegara
  2. Dr.Taufik Abdullah, materi : Manusia dan Warga Negara Dalam Rentangan Sejarah Politik Bangsa
  3. Al Makin, materi : Reinterpretasi Pancasila “Bhineka Tunggal Ika” untuk Kehidupan Bernegara dan Bermasyarakat Era Kini.
  4. H.M, Busyro Muqoddas, M.Hum, materi : Nilai Kerakyatan dan keadilan Sosial dalam Realitas dan Peran Muhammadiyah
  5. Fathurrahman Kamal, materi : Sistem Kaderisasi dan Pelatihan Mubaligh Muhammadiyah
  6. Dr. A. Munir Mulkhan, materi : Sinergi Implementasi Perkaderan di Sekolah, Pokok Pikiran : Nilai Ketuhanan dalam Kehidupan Bernegara
  7. Anhar Gonggong, materi : Pancasila, dari Kelahiran Rumusan Konsep, Proses menuju dan menjadi Dasar Negara
  8. Heri Santoso, materi : Implementasi Pancasila sebagai Dasar Negara
  9. Muhammad Sayuti, materi : Sinergi Implementasi Perkaderan di PTM
  10. Dr. Syamsul Anwar, materi : Kongres Istanbul dan Kalender Unifikatif Islam
  11. Agus Sumiyanto, materi : Sinergi Implementasi Perkaderan di Amal Usaha dan Sosial
  12. Dr. Amin Abdullah, materi : Transformasi Nilai Ketuhanan dalam Kehidupan Bernegara
  13. Agus S. Dunda, materi : Sinergi Implementasi Perkaderan Di Amal Usaha Kesehatan
  14. Achmad Charris Zubair, materi : Nilai Islam Dalam Pancasila
  15. Dr. Al Yasa` Abubakar, materi : Transformasi Nilai Ketuhanan (Keislaman) dalam Kehidupan Bernegara
  16. Munawwar Khalil, materi : Implementasi perkaderan di AUM Pendidikan
  17. HM Daawan, M.Si, materi : Perkaderan Ulama Tarjih

 

************************