Welcome to the website of University of Muhammadiyah Gresik


Tiga Mahasiswa UMG Budidaya Rumput Laut di Air Payau

2018-01-04 | By Administrator


GRESIK | duta.co – Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) berhasil mengembangkan rumput laut yang dapat dibudidayakan di air payau. Mereka adalah Eka Yunita, Dani Yusril, dan Sabbih Fatkumudin. Rumput laut yang dibudidayakan jenis gracilaria, yang biasa digunakan untuk bahan kosmetik.

Eka Yunita mengungkapkan latar belakang bididaya rumput laut di air payau karena melihat jumlah tambak di Gresik termasuk banyak. Sehingga, melalui budidaya ini para petani bisa mengembangkannya menjadi lahan bisnis lain.

Budidaya rumput laut dengan air payau ini lanjutnya, bisa dilakukan karena faktor pupuk organik yang ditebar. “Pupuk tersebut berasal dari kotoran cacing tanah yang kemudian ditebar ke tambak yang sudah dimasuki bibit rumput laut,” papar perempuan asal Cerme ini.

Bibit rumput laut yang disebar ini sebelumnya sudah melalui seleksi. Kemudian diberi pupuk sekali tebar yang berlaku hingga 42 hari lamanya. Selama itu, rumput laut hanya dilakukan pengontrolan seperti diangkat, dibersihkan, dan dimasukkan kembali. “Pupuk yang ditebarkan sebanyak 1.35 ton untuk 1 hektare tambak,” ujarnya.

Tantangan lain muncul saat mereka memadukan budidaya rumput laut dengan ikan tambak. Ketiganya pun melakukan penelitian lebih lanjut dan hasilnya cukup mengejutkan. Perpaduan antara ikan tambak dan rumput laut dapat memperbesar ukuran ikan.

Andi Rahmad selaku kepala program studi budidaya perikanan UMG, menyatakan bahwa hasil penelitian itu langsung diaplikasikan di daerah Ujung Pangkah. Petani tambak diberi penjelasan terkait teknik budidaya rumput laut sekaligus ikan tambak. hms