Ini Harapan Ketua DPRD Gresik ke Wisudawan UMG

Ketua DPRD Gresik, Jawa Timur, Fandi Akhmad Yani hadir dalam prosesi wisuda Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) ke-36. Dalam kesempatan itu, Gus Yani herharap para wisudawan UMG agar bersiap untuk bersaing menghadapi revolusi industri 4.0.

Di atas podium, Gus Yani menyampaikan jika para wisudawan harus mempunyai kemampuan dan skill sehingga bisa bersaing.

Kemudian, Gus Yani juga berpesan agar para wisudawan cerdas membaca peluang serta bisa berpikir cepat sehingga menghasilkan inovasi dan gagasan untuk kemajuan bangsa.

GusYani_2.jpg (275 KB)

“Harus cerdas membaca peluang. Yang manual ditinggal. Ini eranya teknologi. Jika tidak maka akan tergilas,” katanya saat sambutan, Sabtu (29/2/2020).

Pesan yang kedua adalah, pemuda harus berpikir positif serta harus punya keyakinan yang kuat. “Kreatif dan inovatif ini memang terlihat jelas, seorang pemuda, setelah diwisuda ini harus terus bergerak dan berjalan kreatif dan inovatif,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Gus Yani juga meminta kepada pemerintah daerah agar lebih memperhatikan kampus yang ada di Kota Pudak. Menurutnya, selama ini belum ada perhatian pemda. Padahal, sebenarnya di dalam APBD (Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah) ada program beasiswa yang bisa diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi.

“Tetapi hari ini sudah saya catat, Senin saya ke sini (UMG) untuk silaturahmi. Saya baru enam bulan. Baru kali jadi dewan, diberikan kesempatan jadi ketua dewan. Mohon doanya, semoga bisa bermanfaat bagi Gresik khususnya UMG,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UMG Prof Setyo Budi menambahkan, pihaknya siap melakukan sinergi dengan pemerintah kabupaten dengan memberikan beasiswa kepada mahasiswa asal Gresik yang melakukan studi di UMG.

Prof_2.jpg (251 KB)

“Kami siap untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka memberikan beasiswa ke mahasiswa. Hal ini agar semakin banyak warga Gresik bisa melanjutkan ke pendidikan tinggi,” imbuhnya.

Prof Setyo mengungkapkan, pesatnya perkembangan UMG serta kampus lain membuat dirinya yakin ke depan Gresik bisa menjadi salah satu kota pendidikan di Indonesia.

“Ke depan, Gresik tak hanya dikenal sebagai kota industri dan jasa namun sangat mungkin jadi kota pendidikan,” harap Rektor UMG. 

Scroll to Top