Gresik – Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Gresik kembali mengadakan Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sekaligus Seminar Nasional dengan tema “Mengembangkan Budaya Inovasi di Perguruan Tinggi”, Sabtu (21/08). Kegiatan seminar ini dilaksanakan secara daring dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting dan diikuti oleh dosen di lingkungan Universitas Muhammadiyah Gresik dan juga dari luar universitas. Selain pemakalah dari internal dosen Universitas Muhammadiyah Gresik yang mempresentasikan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan, kegiatan ini juga mengundang tiga pembicara yang memberikan materi terkait dengan pengembangan inovasi di perguruan tinggi sesuai dengan tema yang diusung.
Tiga pembicara yang turut memberikan materi yakni Mochammad Kharis, S.T., M.MT., yang memberikan materi terkait dengan inovasi di perguruan tinggi, Dr. Boge Triatmanto, S.E., M.M., membawakan materi strategi untuk memperoleh hibah di bidang ilmu sosial humaniora, dan Prof. Dr. Yus Mochammad Cholily, M.Si., dengan materi strategi mendapatkan hibah untuk bidang Sains dan Teknologi. Para pemateri ini diundang hadir untuk memberikan wawasan bagi para dosen utamanya di lingkungan Universitas Muhammadiyah Gresik dalam mengembangkan inovasi dan kreasi untuk bidang ilmu mereka.

Direktur DPPM, Dr. Sukaris, S.E., M.S.M., mengatakan bahwa kegiatan seminar ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Selain untuk memfasilitasi pelaporan hasil kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen internal Universitas Muhammadiyah Gresik, juga untuk membekali dosen dengan pengetahuan yang mereka butuhkan.
“Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar dosen Universitas Muhammadiyah Gresik menjadi lebih terpacu dan berlomba-lomba dalam melakukan inovasi penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai bentuk dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan selain mengajar,” imbuhnya.
Dr. Eko Budi Leksono, S.T., M.T., Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, juga mendukung kegiatan seminar seperti ini untuk dilaksanakan secara rutin di Universitas Muhammadiyah Gresik. Dr. Eko mengatakan bahwa saat ini tidak cukup hanya dengan mempublish luaran yang dihasilkan dari kegiatan penelitian maupun pengabdian masyarakat, namun yang lebih penting adalah banyak yang mensitasi hasil luaran pada jurnal tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa dengan banyak sitasi hasil luaran membuktikan bahwa tulisan yang dibuat oleh dosen-dosen tersebut bermanfaat bagi orang yang melakukan penelitian ataupun pengabdian masyarakat di bidang yang sama.
“Semoga nanti tulisan-tulisan, karya-karya kita yang baik ini akan menjadi amal jariyah kita dan menjadi ilmu yang berguna bagi orang lain,” pungkasnya. (Humas UMG)