Para “Milenial Berprestasi” berkiprah dari Sumatera hingga ke Papua, pada Program PMM-DN 2021

IMG_3343 (1).jpg (2.88 MB)
SAVE_20211016_131240 (1).jpg (237 KB)
pertukaran mahasiswa.JPG (93 KB)

Gresik- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik turut berkiprah dalam Program PMMDN Kemendikbud-Ristek Tahun 2021. Dalam Program ini telah terseleksi oleh DIKTI 28 mahasiswa UMG yang terbagi dalam 11 Program Studi yakni : 7 mahasiswa Akuntansi, 1 Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, 2 mahasiswa Teknik Informatika, 1 Mahasiswa Kewirausahaan, 2 mahasiswa Budidaya Perikanan, 1 Mahasiswa Hukum, 2 Mahasiswa Teknik Kimia, 2 Mahasiswa Psikologi, 2 Mahasiswa Teknik Mesin, 6 Mahasiswa Agribisnis dan 2 Mahasiswa Teknik Konstruksi Perkapalan, 28 Mahasiswa tersebut telah diterima di berbagai Perguruan tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia.

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri dilakukan secara Daring dan Luring. Dari banyak pelaksanaan PMMDN daring dan luring, pelaksanaan PMMDN secara luring telah di ikuti oleh 3 mahasiswa dengan tujuan 3 Universitas Outbound yang berbeda. Mereka adalah Putri Kharisma Sari dari Prodi Akutansi UMG outbound ke Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Lailatul Fitriyah dari Prodi Agribisnis outbound ke Universitas Asahan Sumatera Utara, serta Dinda Purwati dari Prodi Agribisnis outbound ke Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.

Persyaratan untuk mengikuti program PMM ini antara lain, mahasiswa S1 non-vokasi, aktif pada semester 3, 5, dan 7 dari PTN – PTS di seluruh tanah air, memiliki IPK minimal 2,75 atau memiliki pengalaman prestasi non-akademik tingkat daerah/nasional/ internasional (dibuktikan dengan dokumen yang sah), memiliki kemampuan dan peluang untuk mengembangkan penalaran, wawasan, serta berintegritas, kreatif dan inovatif,) tidak pernah dikenakan sanksi akademik dan non akademik pada perguruan tinggi pengirim, bersedia mentaati seluruh ketentuan tertulis pada buku POB (Pedoman Operasional Baku) Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, serta mendapatkan rekomendasi dari PT asal dan izin orang tua/wali.

Universitas Muhammadiyah Gresik, melalui Biro Kerjasama (IRO) senantiasa memberikan informasi terkait PMMDN Tahun 2021 kepada mahasiswa. Salah satu mahasiswa yang menyerap informasi tersebut adalah Putri Kharisma Sari yang melakukan Outbound ke Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

“Awal mula saya mengikuti program pertukaran kampus merdeka ini, saya mendapatkan informasi yang di update melalui instagram Universitas Muhammadiyah Gresik. Kemudian saya berkoordinasi bersama PIC di UMG dan juga Kaprodi. Pada program ini, kampus tujuan saya adalah Universitas Muhammadiyah Bengkulu” tutur Mahasiswa semester 3 Prodi Akutansi ini.

Banyak sekali pengalaman dan kesan yang didapatkan mahasiswa dalam mengikuti PMMDN ini. Salah satunya adalah mempelajari berbagai budaya dan perspektif yang berbeda, termasuk tradisi dan kebiasaan. Ini merupakan kesempatan untuk keluar dari zona nyaman mahasiswa dan menemukan hal yang baru.

Demikian juga pengalaman yang didapatkan oleh Lailatul Fitriyah dari Prodi Agribisnis outbound ke Universitas Asahan Sumatera Utara. Fifi menceritakan, bagaimana pengalaman setelah 1 bulan dilaksanakan kegiatan PMMDN ini.

“Saya bisa mengenal bahasa dan budaya dari Provinsi Sumatra Utara serta bisa bertemu teman-teman baru dari Universitas lain yang mengikuti program PMMDN dan daerah dengan keberagaman suku, agama dan budaya. Selain itu banyak manfaat yang bisa diambil dari program ini. Mahasiswa juga dapat mengikuti perkuliahan di kampus lain, mendapatkan banyak relasi, merasakan suasana akademik yang berbeda dari Universitas outbond, serta dapat bertukar pengalaman, budaya, serta bahasa dengan mahasiswa dari berbagai daerah” jelasnya.

Mengaminkan penjelasan Fifi, Dinda Purwati dari Prodi Agribisnis yang melakukan outbound ke Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong juga mempunyai pengalaman yang menyenangkan di provinsi paling timur Indonesia, Papua. Dinda memberikan motivasi pada para Millenilal Berprestasi UMG.

“Bagi kawan-kawan mahasiswa yang belum sempat mengikuti program ini, mari silahkan berpartisipasi mengikuti program ini. Jangan menyia-nyiakan kesempatan yang sudah diberikan oleh pemerintah dan kampus, dan jangan sampai menyesal dikemudian hari. “Bertukar sementara bermakna selamanya” tuturnya.  (Humas UMG)

Scroll to Top