Gresik, BEM (badan Eksekutif Mahasiswa) dan DPM (Dewan perwakilan Mahasiswa) UMG menyelenggarakan Sosialisasi Perkuliahan dan Keuangan bersama Ormawa UMG di Hall Sang Pencerah Lnt 8 (02/03). Kegiatan tersebut di hadiri oleh jajaran pimpinan UMG, mulai dari Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Wakil Rektor I, II dan III. Selain itu, hadir pula Kepala Biro BAA, Kepala Biro Kemahasiswaan, dan Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal.
Para delegasi dari organisasi mahasiswa (ormawa), mulai dari perwakilan UKM (Unit kegiatan mahasiswa), MHJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan), BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa) hingga IMM (Ikatan Mahasiswa Muhamamdiyah) memenuhi Hall Sang Pencerah Rabu siang.

Sosialisasi tersebut diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UMG dalam rangka agenda sosialisasi kebijakan kebijakan UMG terkait perkuliahan dan keuangan.
Dr. Eko Budi Leksono, ST, MT, Rektor UMG, pada sosialisasi tersebut menjelaskan bahwa kebijakan kebijakan yang di hasilkan Rektorat sudah di sosialisasikan secara maksimal dengan dibantu Unit Unit dan Biro di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Gresik. Pentingnya sinergi antara unit dan bagian yang ada di UMG adalah kunci utama dari penyampaian informasi yang akan disampaikan kepada seluruh civitas akademika salah satunya adalah mahasiswa.

Pada kesempatan tersebut, digelar diskusi terbuka dengan tema sistem perkuliahan dan kebijakan keuangan di UMG. Dengan dipandu oleh moderator dari Wakil Presiden BEM M. Syarifuddin Widi Putra dari Prodi manajemen angkatan 2018, diskusi terbuka berjalan dengan hangat dan kekeluargaan. Beberapa mahasiswa menanyakan beberapa kebijakan kampus terkait sistem perkuliahan selama pandemi, biaya perkuliahan hingga kejelasan beberapa kebijakan yang masih belum dipahami oleh mahasiswa.
Delegasi ormawa yang hadir pada sosialisasi tersebut, ramai bertanya tentang beberapa kebijakan perkuliahan daring hingga pelaksanaan praktikum pada tiap semesternya. Menghadirkan pucuk pimpinan UMG sebagai narasumber, menjadikan keputusan yang dihasillkan saat diskusi terbuka menjadi jelas dan bisa difahami oleh berbagai pihak.
Masing masing pimpinan, diantaranya Wakil Rektor I, II dan III menanggapi setiap pertanyaan dari delegasi ormawa dan mencatat setiap keluhan yang di sampaikan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap kebijakan kebijakan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Gresik.

Harapan dari rektorat dengan adanya sosialisasi dan diskusi terbuka kali ini, adalah bisa menjembatani aspirasi, masukan serta kendala yang dihadapi oleh mahasiswa serta meningkatkan kolaborasi dan sinergi di seluruh bagian pada UMG. Presiden BEM UMG periode 2021-2022, M. Adi Setyo Budi, mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2018 menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak rektorat yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Budi berharap dengan adanya kegiatan ini mahasiswa UMG bisa lebih paham dan mengerti tentang kebijakan kebijakan kampus yang telah berjalan saat ini (HUMAS UMG).