Gresik, Universitas Muhammadiyah Gresik kembali berbangga, mahasiswa Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik, Adinda Audina Z, menyabet Medali Emas di cabang olahraga Tarung Putri Derajat Bapomi (Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia) yang diselenggarakan pada bulan Maret 2022. Kejuaran ini dihelat pada pekan olahraga mahasiswa Provinsi Jawa Timur (POMPRV JATIM) 2022 di Universitas Brawijaya Malang.
“Alhamdulillah dan banyak bersyukur Allah memberi saya kesempatan membawa pulang medali emas dan itu menjadi suatu kebanggaan tersendiri untuk saya, keluarga, teman teman sejawat hingga para pelatih” ucap Dinda.

Dinda menjelaskan bahwa Tarung Derajat termasuk dari olahraga beladiri khas Indonesia dimana zaman sekarang seni mengolah diri dan perlindungan diri telah berkembang. Pada olahraga Tarung Derajat terdapat lima unsur daya gerak yaitu kekuatan, kecepatan, ketepatan, keberanian dan keuletan. Tarung Derajat kemudian mulai dipopulerkan di Bandung sejak tahun 1972. Seni beladiri ini bersifat praktek langsung pada kondisi di lapangan.
Selama menjalani latihan untuk persiapan kejuaraan banyak sekali suka duka yang dialami oleh Dinda karena olahraga ini di dominasi oleh para laki-laki. Namun, team dan pelatih selalu memberikan dorongan untuk terus berlatih serta pantang menyerah.
“Saat berlatih saya sering mengalami cedera baik cedera di kaki maupun cedera di tangan, hal ini sempat membuat saya enggan mengikuti latihan. Tapi team selalu meyakinkan diri saya bahwa ini bukan sakit parah yang masih bisa diobati dan saya harus bangkit” ujar mahasiswa semester 6 ini.
“Teruslah berusaha dan jangan pernah menyerah. Semangat dalam meraih prestasi dan jadilah dirimu sendiri. Terus Berlatih dan jangan lupa berdoa karena semua pasti akan terwujud atas Izin Allah SWT” pesan mahasiswa yang juga gemar melakukan olahraga beladiri ini.

Universitas Muhammadiyah Gresik, khususnya Prodi Teknik Sipil selalu mendukung penuh mahasiswa dalam mengikuti berbagai kejuaaraan, salah satunya adalah mengikuti POMPROV JATIM 2022 di UB Malang. Dinda mengaku sangat beruntung kuliah di UMG, dimana telah mendukung mahasiswa tidak hanya bersinar dan berprestasi di bidang akademik saja, namun juga berprestasi gemilang di bidang non akademik.
Dinda mengaku terinspirasi oleh sang ibunda “Beliau adalah sosok yang pantang menyerah. Beliau yang selalu meyakinkan saya ketika saya dilanda keraguan. Beliau selalu yakin bahwa Doa bisa mengalahkan takdir dan beliau juga selalu yakin pada dirinya sendiri bahwa, saya bisa” kenang Dinda.

Tidak hanya berprestasi di Bidang Non Akademik, Dinda juga pernah memenangkan lomba essay bersama teman teman satu angkatan di Prodi Teknik Sipil UMG. Hal ini membuat Dinda percaya dan yakin bahwa sesuatu yang dikerjakan dengan sungguh sungguh akan membuahkan hasil yang maksimal (HUMAS UMG).