Gresik, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Gresik menggelar Tasyakur Milad ‘Aisyiyah ke 105 dan halal Bihalal yang mengusung tema “Sukses Muktamar ke 48 : Perempuan Pengusung Peradapan Utama” yang dilaksanakan secara langsung di Hall Sang pencerah lnt 8 UMG (26/05). Kegiatan ini dihadiri oleh Dra Rukmini Amar, M.Ap, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Gresik, Idha Rahayuningsih, M.Psi, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Nur Haida Shomad, Ketua PDM Kabupaten Gresik, Drs Muhammad In’am M.Pd serta Pimpinan Aisyiyah dari berbagai daerah dan ranting di Kabupaten Gresik.
Pembukaan acara diawali dengan penampilan tari tarian dari siswa siswi TK ‘Aisyiyah 36, siswa dari TK ‘Aisyiyah 40 yang bercerita tentang KH. Ahmad Dahlan dan TK ‘Aisyiyah 11. Dilanjtkan dengan pembacaan Ayat Suci Al Quran oleh Guru TK ‘Aisyiyah 9 Sidayu Nurul Wildatur Rohmah, S.Pd.
Sambutan Ketua PDA Kabupaten Gresik Idha Rahayuningsih, MPd sekaligus mengucapkan selamat Milad ke 105 ‘Aisyiyah bagi para kader ‘Aisyiyah yang hadir memenuhi Hall Sang Pencerah lnt 8 UMG. Beliau menyampaikan bahwa peran wanita sangat penting dalam merubah suatu peradapan. Organisasi ‘Aisyiyah merupakan organisasi perempuan persyarikatan dari Muhamamdiyah, dimana merupakan gerakan Islam dan dakwah amar makruf nahi mungkar yang berazaskan Islam. Menurut beliau ‘Aisyiyah selalu hadir dan bergerak dalam ranah sosial, pendidikan, kesehatan dan keagamaan. Dari waktu ke waktu ‘Aisyiyah terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kemajuan harkat dan martabat perempuan Indonesia khususnya di Kabupaten Gresik.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua PDM Kabupaten Gresik, Drs Muhammad In’am M.Pd. Sekretaris BPH Universitas Muhammadiyah Gresik ini juga menuturkan bahwa Karakter Islam yang menjadi ciri utama gerakan ‘Aisyiyah ialah Islam Berkemajuan. Pandangan Islam berkemajuan yang tengahan itu harus menjadi alam pikiran keagamaan anggota, kader, dan pimpinan ‘Aisyiyah di seluruh lini struktur organisasi, termasuk di lingkungan amal usahanya.

Dra. Rukmini Amar, M.Ap menyampaikan pandangan tentang Perempuan Pengusung Peradapan Utama. Menurut beliau bahwa perempuan, sebagaimana juga laki-laki, mempunyai potensi untuk berkembang dan maju dalam segala aspek kehidupannya untuk mencapai kesejahteraan duniawi dan ukhrawi.
“‘Aisyiyah adalah organisasi gerakan perempuan yang berperan untuk mewujudkan kehidupan perempuan yang berkemajuan, yaitu perempuan yang alam pikiran dan kondisi kehidupannya maju tanpa mengalami hambatan dan diskriminasi secara struktural ataupun kultural” tutur beliau.
Untuk merealisasikan tiga visi tersebut, yaitu visi “Islam Berkemajuan” Gerakan Pencerahan, dan Perempuan Berkemajuan, menurut Dra. Rukmini Amar, M.Ap maka ‘Aisyiyah telah merumuskan tujuh strategi sebagai berikut yakni pengembangan gerakan keilmuan, penguatan keluarga sakinah, reaktualisasi usaha praksis, peran keumatan dan kemanusiaan, peran kebangsaan, posisi organisasi dan ideologisasi serta dinamisasi kepemimpinan.
Pada Tasyakur Milad ‘Aisyiyah ke 105 dan halal Bihalal ini juga diberikan Anugrah Kader Aisyiyah Berdedikasi, mereka adalah Hj. Siti Farikha, S.Sos, Hj. Ning Munasichah, S.Ag serta Hj. Muyasaroh, S.Pd.I. Selain itu penganugrahan juga diberikan kepada PCA inspiratif yakni PCA dari Kecamatan Sidayu dan Kecamatan Dukun.
Kegiatan Tasyakur Milad ‘Aisyiyah ke 105 sebagai ajang silaturahmi dan sarana untuk meningkatkan wawasan kader tentang Reaktulisasi Gerakan ‘aisyiyah. Salah satu kekuatan ‘Aisyiyah adalah adanya berbagai usaha praksis yang terwujud dalam kegiatan pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, ekonomi, peberdayaan, masyarakat, kesadaran hukum, pendidikan kewargaan, dan penguatan jamaah di basis akar rumput. Berbagai usaha praksis tersebut merupakan model aksi sebagai aktualisasi dakwah dan tajdid dalam bentuk amaliah nyata (HUMAS UMG)