Gresik, UPT Vokasi dan Sertifikasi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menggelar kegiatan Vocational Sharing Session yang bertajuk Kolaborasi Membangun Nawa Karsa Gresik. Dihadiri oleh Mishbahul Munir, S.Sos, M.Si, Kepala Bappeda Kabupaten Gresik, H. Moh Syafi’am S.H, M.H Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Gresik, Wakil Ketua DPRD Gresik serta Dirut Bank Gresik. Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik Nadhirotul Laily, S.Psi, M.Psi Psikolog, beserta dengan Wakil Rektor III UMG, Suwarno SE, M.Si dan Ka UPT & Sertifikasi Dr. Moh Agung Surianto, S.E, M.S.M, CSRS juga hadir dalam kegiatan tersebut, kegiatan yang bertujuan untuk mengeratkan kolaborasi membangun Nawa Karsa di Kab Gresik 2024 dilaksanakan secara hangat di Meeting Room Lnt 7 UMG (14/12).
Rektor UMG, membuka kegiatan sharing session sekaligus menyampaikan beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh UMG dalam rangka kolaborasi membangun Nawa Karsa dengan Kab Gresik diantaranya adalah menginisiasi Pulau Bawean sebagai pulau rintisan pendidikan, dimana UMG diminta untuk mendampingi peningkatan kemampuan ber Bahasa Inggris dan melakukan Assesment.
Beliau berharap kegiatan sharing session ini, Universitas Muhammadiyah Gresik bisa memberikan kontribusi dan langkah nyata pada program program yang telah dicanangkan oleh Kabupaten Gresik 2023. Beliau juga menjelaskan UMG terdiri dari 8 Fakultas dan beberapa Unit serta Biro yang siap bersinergi dengan program program yang nantinya akan dilaksanakan pada tahun 2023-2024.

Ka UPT Vokasi dan Sertifikasi Dr. Moh Agung Surianto, S.E, M.S.M, CSRS, dalam sambutannya menuturkan hal senada, yakni kesiapan dari UMG untuk mendukung setiap kegiatan dari pemerintah yang bertujuan untuk memajukan Kabupaten Gresik. “Kegiatan ini adalah salah satu bentuk dukungan UMG untuk berkolaborasi bersama dengan pemerintah Kabupaten Gresik” tutur Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis tersebut.
Dengan dipandu oleh Muhammad Aufa SE, M.SA sebagai moderator, Materi tentang Vocational Sharing Session disampaikan secara langsung oleh Mishbahul Munir, S.Sos, M.Si, Kepala Bappeda Kabupaten Gresik. Beliau menjelaskan dalam rangka mewujudkan Visi Kabupaten Gresik yakni mewujudkan Gresik Baru yang mandiri, sejahtera, berdaya saing dan berkemajuan berlandaskan Ahlakul Karimah , maka ada beberapa misi pembangunan yang harus dilaksanakan, mulai dari tata kelola, infrastruktur, kemandirian ekonomi, membangun SDM Gresik yang unggul, serta meningkatkan kesejahteraan sosial.

“Banyak sekali program dalam rangka membangun Nawa Karsa di Kab Gresik tahun 2024, diantaranya adalah Gresik AKAS, Gresik Seger, Gresik Mapan, Gresik Agropolitan, Gema Karya Gresik Cerdas, Gresik Sehati, Gresik Barokah dan Gresik Lestari” ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa ada beberapa capaian capaian yang telah di raih oleh Kab Gresik salah satunya adalah di Jawa Timur, Gresik ada di peringkat 8 dari Kab Kota untuk IPM, dengan rata rata Indeks Pembangunan Manusianya telah diatas Provinsi Jawa Timur 72,14%. Demikian juga dengan kenaikan Indeks Pembangunan Gender yakni 90,2, yang berarti semakin kecil jarak angka IPG dengan nilai 100, maka semakin setara pembangunan antara perempuan dan laki laki.

Dalam setiap program Kabupaten Gresik, pemerintah (regulator) terus bersinergi dengan berbagai sektor yang dikenal dengan pentahelix, diantaranya adalah Dunia Usaha (pendorong), Akademisi-Pakar (konsep dan inovasi), Masyarakat serta media (pengganda). Harapannya UMG dan Pemerintah terus melakukan kolaborasi dan sinergi untuk membawa Gresik yang berkemajuan (HUMAS UMG)