KETUA DPD RI ISI KULIAH UMUM WAWASAN KEBANGSAAN DI TENGAH RATUSAN MAHASISWA UMG

Gresik, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menyelenggarakan Kuliah Umum yang mengangkat tema tentang Materi Kebangsaan Republik Indonesia (21/12). Menyampaikan secara langsung Kuliah Umum di tengah ratusan mahasiswa UMG serta tamu undangan Ir. H AA Lanyalla Mahmud Mattaliti Ketua DPD RI mengingatkan mahasiswa untuk terus berideologi Pancasila. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik yang mewakil Bupati Gresik, Ketua APINDO Gresik, Ketua HIPMI Gresik, Ketua Kadin Gresik, serta jajaran Pimpinan UMG diantaranya Rektor, Wakil Rektor, Direktur Direktorat, Ka UPT, Dekan, Kepala Biro, Kaprodi di lingkungan UMG.

Rektor UMG menuturkan kepada mahasiswa bahwasanya pemahaman ideologi pancasila harus dipupuk sejah menjadi mahasiswa, sehingga pada saat mahasiswa telah lulus dan bekerja nanti, para lulusan menjadi insan insan yang paham serta mengimplementasikan pancasila di setiap aktifitasnya.  Pada kesempatan tersebut Rektor juga menyampaikan beberapa aspirasi kepada Ketua DPD RI, salah satunya adalah beasiswa dan serta pembinaan para Atlit yang ada di UMG. Hal tersebut sangat beralasan karena banyak dari mahasiswa UMG yang menjadi atlit dari berbagai cabang olahraga, baik di daerah maupun provinsi.

AA1.jpeg (1.14 MB)

“Saya berharap dengan adanya kuliah umum ini, mahasiswa sebagai akademisi dan penggerak perubahan mampu mengimplementasikan pancasila dalam setiap kegiatan yang dilakukan baik pada hari ini ataupun saat telah lulus nantinya” ujarnya

Saat menyampaikan tentang wawasan kebangsaan ditengah ratusan mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah dan para tamu undangan, Ir. H AA Lanyalla Mahmud Mattaliti menuturkan bahwa wawasan kebangsaan sangat penting untuk generasi muda, beliau mengutip dari yang pernah di ajarkan oleh Ki Hajar Dewantoro bahwa jika generasi muda tidak memahami tentang wawasan kebangsaan maka mungkin di masa depan akan menjadi lawan kita.

“Karena memang penghancuran suatu bangsa dapat dilakukan dengan metode memecah belah persatuan dan mempengrahui, menguasai, serta mengendalikan hati dan pikiran warga bangsa agar tidak memiliki kesadaran, kewaspadaan dan jati diri serta gagal dalam generasi muda untuk mencapai cita cita bangsa tersebut” tutur nya

AA4.jpeg (841 KB)

Menurut mantan Ketua PSSI tersebut, banyak hal yang telah beliau sampaikan kepada seluruh masyarakat saat keliling Indonesia, diantaranya adalah untuk menyampaikan gagasan dan pemikiran, mengapa bangsa ini harus kembali pada sistem demokrasi pancasila dan sistem ekonomi pancasila, dimana dua sistem tersebut adalah sistem yang telah dirumuskan oleh para pendiri bangsa, dimana dinilai paling sesuai dengan watak dan DNA asli bangsa Indonesia.

“Sistem demokrasi Pancasila adalah sistem yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam pengembangan tertinggi negara yaitu MPR sebagai menterjemahan dari suara rakyat. Didalam sistem tersebut tidak hanya dari politik saja tapi juga ada unsur unsur dari golongan golongan, sehingga demokrasi ini adalah sistem demokrasi yang lengkap untuk menyusun dan mengarahkan arah bangsa ini” ungkap Alumni Universitas Brawijaya tersebut.

AA5.jpeg (102 KB)

Pada akhir penyampaian kuliah Umum Wawasan Kebangsaan, Ketua DPD RI berharap kepada seluruh civitas akademika, terutama mahasiswa untuk mempelajari dan memberikan aspirasinya kepada DPD RI secara tertulis, sehingga bisa diakomodir dan diserahkan kepada pemerintah dan DPR supaya ada perubahan yang lebih baik dimasa yang akan datang (HUMAS UMG)

Scroll to Top