UMGNews, KATTAKURGAN — Upaya memperkuat jejaring akademik internasional terus dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Gresik bersama Kattakurgan State Pedagogical Institute. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui workshop penulisan artikel ilmiah internasional bereputasi Q1 bidang ilmu sosial yang diselenggarakan oleh Department of Education Kattakurgan State Pedagogical Institute di Kattakurgan, Uzbekistan.
Kegiatan ini menghadirkan Khoirul Anwar sebagai narasumber utama. Workshop tersebut menjadi bagian dari implementasi kerja sama akademik antara UM Gresik dan Kattakurgan State Pedagogical Institute dalam memperkuat kapasitas riset dan publikasi internasional dosen serta peneliti kedua institusi.
Di tengah meningkatnya tuntutan perguruan tinggi untuk tampil dalam percakapan akademik global, publikasi pada jurnal internasional bereputasi Q1 menjadi salah satu indikator penting kualitas institusi. Melalui workshop ini, para peserta diajak memahami bahwa publikasi internasional tidak hanya soal menulis dalam bahasa Inggris, tetapi juga tentang menghadirkan kontribusi ilmiah yang relevan, memiliki kekuatan metodologis, dan mampu menjawab isu global.
Dalam pemaparannya, Prof. Khoirul menegaskan bahwa artikel Q1/SSCI harus memiliki posisi yang jelas dalam debat akademik mutakhir. Penulis perlu membangun research gap, menunjukkan keterbatasan penelitian sebelumnya, dan menghadirkan kontribusi baru yang signifikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
“Artikel internasional bereputasi harus mampu berbicara pada level global, meskipun berangkat dari pengalaman lokal,” jelasnya di hadapan para dosen dan peneliti peserta workshop.
Ia juga menjelaskan bahwa bidang ilmu sosial memiliki peluang besar untuk menembus jurnal internasional karena sangat dekat dengan isu perubahan masyarakat, pendidikan, kebijakan publik, tata kelola, hingga transformasi kelembagaan. Menurutnya, pengalaman lokal dari Indonesia maupun Uzbekistan dapat menjadi kontribusi akademik penting apabila dikembangkan dengan kerangka ilmiah yang tepat.

Selain membahas strategi menyusun pengantar artikel Q1, workshop ini juga mengupas pentingnya literature review argumentatif. Dalam standar jurnal internasional bereputasi, tinjauan pustaka tidak cukup hanya merangkum penelitian terdahulu, tetapi harus mampu menyusun sintesis teori, menjelaskan posisi penelitian, serta membangun argumentasi akademik yang kuat.
Aspek metodologi juga menjadi perhatian utama dalam workshop ini. Prof. Khoirul menjelaskan bahwa metodologi merupakan tulang punggung artikel ilmiah Q1/SSCI. Penulis harus mampu menjelaskan alasan pemilihan desain penelitian, teknik analisis data, validitas, reliabilitas, hingga etika penelitian secara sistematis dan meyakinkan.
Bagi UM Gresik, kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan peran akademik internasional melalui transfer pengetahuan, pendampingan publikasi, dan kolaborasi riset lintas negara. Sementara bagi Kattakurgan State Pedagogical Institute, workshop ini membuka peluang strategis untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun artikel ilmiah berkualitas dan membangun jaringan riset internasional.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Pada sesi penutup, Ruziyeva Nasiba Kenjayevna menegaskan bahwa workshop ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah awal untuk membangun budaya riset yang lebih kuat melalui kelompok riset, penyusunan manuskrip bersama, hingga pendampingan publikasi internasional.
Hal senada disampaikan oleh Sattorova Nafisa Isomiddinovna yang mengaku mendapatkan banyak wawasan baru, terutama dalam membangun research gap dan menyusun struktur artikel yang sesuai standar jurnal bereputasi.
Sementara itu, Shaxnoza Berdikulova dan Zarina Murtozayeva menilai workshop ini memberikan arah praktis bagi dosen muda dan peneliti untuk lebih percaya diri menembus jurnal internasional. Keduanya juga mendorong adanya tindak lanjut berupa klinik manuskrip dan kolaborasi riset bersama akademisi UM Gresik.
Melalui kegiatan ini, kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Gresik dan Kattakurgan State Pedagogical Institute tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi bergerak menuju kolaborasi nyata dalam produksi pengetahuan bersama. Workshop ini menjadi langkah konkret kedua institusi dalam menghadirkan kontribusi ilmu sosial dari perspektif Indonesia dan Uzbekistan ke panggung akademik global.
📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK
Credit by Humas UM Gresik