UM Gresik dan Shahrisabz Dorong Literasi ERP untuk Siapkan Mahasiswa Hadapi Transformasi Pendidikan dan Bisnis

UMGNews, SHAHRISABZ — Universitas Muhammadiyah Gresik dan Shahrisabz State Pedagogical Institute memperkuat implementasi kerja sama akademik melalui kegiatan team teaching di Departemen Applied Sciences, Shahrisabz State Pedagogical Institute, pada Kamis, 30 April 2026.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Mengoptimalkan ERP di Dunia Pendidikan dan Bisnis di Shahrisabz”. Forum ini menghadirkan dosen Universitas Muhammadiyah Gresik, M. Zainuddin Fathoni, S.T., M.MT, bersama Kepala Departemen Applied Sciences, Prof. Dr. Farukh Kodirov Ergas Ugli, dan Dr. Maqsod sebagai pengampu kelas kolaboratif.

Tema ERP (Enterprise Resource Planning) dinilai penting karena lembaga pendidikan dan dunia usaha semakin membutuhkan sistem kerja yang terintegrasi. ERP pada dasarnya membantu organisasi menyatukan proses utama, seperti keuangan, sumber daya manusia, pengadaan, layanan akademik, dan pengelolaan data dalam satu sistem yang lebih tertata.

Dalam konteks pendidikan tinggi, ERP juga dapat membantu kampus mengurangi pekerjaan manual, mempercepat layanan, serta menghubungkan unit akademik, administrasi, keuangan, dan layanan mahasiswa dalam satu platform data.

Dalam pemaparannya, M. Zainuddin Fathoni menjelaskan bahwa mahasiswa perlu memahami ERP bukan hanya sebagai perangkat lunak, tetapi sebagai cara berpikir manajerial. ERP melatih mahasiswa melihat hubungan antara data, proses kerja, pengambilan keputusan, dan efisiensi organisasi.

Ia menekankan bahwa penerapan ERP tidak bisa dimulai dari teknologi semata. Organisasi harus memahami proses bisnis, mengenali alur kerja yang tidak efisien, menata data, serta menyiapkan sumber daya manusia sebelum mengimplementasikan teknologi.

Zainsuzbk1.jpeg (65 KB)

Sementara itu, Prof. Dr. Farukh Kodirov Ergas Ugli menilai team teaching ini relevan dengan kebutuhan mahasiswa di Shahrisabz. ERP dinilai mampu menjadi jembatan antara pembelajaran di kelas dengan praktik organisasi modern.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa diajak memahami penerapan ERP baik di sektor pendidikan maupun bisnis. ERP di sektor pendidikan digunakan untuk mengelola data mahasiswa, jadwal, keuangan, dan layanan akademik. Sementara di sektor bisnis, ERP membantu integrasi proses operasional, keuangan, penjualan, hingga pelaporan secara real-time.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya metode pembelajaran berbasis praktik, seperti studi kasus, simulasi alur kerja, analisis data, dan proyek berbasis masalah nyata agar mahasiswa memahami ERP secara komprehensif.

Salah satu peserta, Azbek, menilai kegiatan ini memberikan perspektif baru tentang hubungan teknologi dan tata kelola organisasi. Ia menyebut ERP membantu memahami keterkaitan antarbagian dalam organisasi sehingga pengambilan keputusan menjadi lebih tepat.

Mahasiswa lain, Tursunov Sherzodjon, menambahkan bahwa pemahaman ERP sejak bangku kuliah penting untuk menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin digital dan analitis.

Kegiatan team teaching ini menghasilkan beberapa capaian, di antaranya peningkatan pemahaman mahasiswa tentang ERP sebagai sistem integrasi organisasi, peluang pengembangan materi ajar bersama, serta pembukaan kerja sama lanjutan dalam riset terapan dan publikasi ilmiah.

Bagi UM Gresik, kegiatan ini menunjukkan bahwa kerja sama internasional dapat diarahkan pada penguatan kompetensi digital mahasiswa. Sementara bagi Shahrisabz State Pedagogical Institute, kegiatan ini memperluas pendekatan pembelajaran agar lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia modern.

Melalui kegiatan ini, kolaborasi Indonesia–Uzbekistan tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berkembang ke ruang kelas, diskusi akademik, dan penguatan keterampilan mahasiswa. ERP menjadi pintu masuk dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi transformasi digital dan tantangan global.

📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK

Credit by Humas UM Gresik

Scroll to Top