UMGNews, Buhoro, Uzbekistan – Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) memperkuat langkah strategis pendirian Fakultas Kedokteran melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Asia International University (AIU), Uzbekistan. Penandatanganan yang berlangsung di Buhoro ini menjadi bagian dari upaya UM Gresik membangun sistem pendidikan kedokteran yang modern, efisien, dan berdaya saing global.

MoU ditandatangani oleh Khoirul Anwar dan Sukhrob Dekhkanov pada 4 Mei 2026. Kerja sama ini mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian masyarakat, hingga penguatan fasilitas laboratorium untuk mendukung pendirian Medical Faculty for General Medicine di UM Gresik.
Kolaborasi kedua institusi sebenarnya telah berjalan lebih dari satu tahun melalui program seminar internasional, teaching partnership, dan pertukaran profesor. Salah satu tokoh yang aktif dalam program tersebut adalah Khalilov yang secara rutin hadir di UM Gresik dalam program international professor exchange.
Dalam pengembangan Fakultas Kedokteran, UM Gresik menaruh perhatian besar pada pembangunan laboratorium modern yang tetap efisien secara biaya. AIU dipandang memiliki pengalaman praktis dalam mengelola laboratorium dengan konsep biaya efektif namun tetap mendukung kualitas pembelajaran dan penelitian. Pengalaman tersebut menjadi referensi penting bagi UM Gresik dalam menyiapkan fasilitas praktikum kedokteran yang terjangkau bagi mahasiswa.

“Kami ingin membangun Fakultas Kedokteran yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fasilitas laboratorium modern yang dapat diakses mahasiswa dengan biaya yang tetap rasional. Pengalaman AIU menjadi pembelajaran penting bagi UM Gresik,” ujar Prof. Dr. Khoirul Anwar.
Selain pengembangan laboratorium, ruang lingkup kerja sama mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan kurikulum bersama, joint supervision, penelitian kolaboratif, konferensi internasional, seminar akademik, serta pengabdian masyarakat lintas negara.
Tumirin menegaskan bahwa pembangunan Fakultas Kedokteran memerlukan strategi yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga matang dalam pengelolaan keuangan dan infrastruktur.
“Kerja sama ini membantu UM Gresik memahami bagaimana laboratorium modern dapat dibangun secara efektif dan efisien. Kami ingin memastikan investasi sarana prasarana berjalan tepat sasaran, berkualitas, dan tetap berorientasi pada keberlanjutan,” jelasnya.
Selama program kolaborasi berlangsung, AIU juga aktif berbagi pengalaman mengenai manajemen laboratorium, pengembangan kurikulum, hingga penguatan budaya riset internasional. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mempercepat kesiapan UM Gresik dalam menghadirkan Fakultas Kedokteran yang kompetitif di tingkat global.
Menurut pihak AIU, kerja sama ini menjadi bentuk pertukaran praktik terbaik antar perguruan tinggi. Mereka melihat UM Gresik sebagai mitra strategis yang memiliki komitmen kuat dalam membangun pendidikan tinggi berbasis inovasi dan kolaborasi internasional.

MoU berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua institusi. Dalam periode tersebut, UM Gresik dan AIU akan mengembangkan berbagai program akademik bersama yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan layanan masyarakat.
Kolaborasi UM Gresik–AIU ini menunjukkan bagaimana kerja sama internasional dapat menjadi langkah nyata dalam mempercepat pengembangan institusi pendidikan tinggi. Dengan strategi laboratorium modern dan dukungan jejaring akademik global, UM Gresik optimistis dapat menghadirkan Fakultas Kedokteran yang berkualitas, adaptif, dan siap menjawab tantangan masa depan dunia kesehatan.
📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK
Credit by Humas UM Gresik