Varietas Tebu Hasil Riset 13 Tahun Profesor UM Gresik Resmi Jadi Varietas Unggul Nasional

UMGNews, BOGOR – Dedikasi panjang dalam dunia penelitian akhirnya membuahkan hasil membanggakan. Prof. Dr. Setyo Budi, M.P., Guru Besar Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik), berhasil mengantarkan dua varietas tebu hasil risetnya resmi ditetapkan sebagai Varietas Unggul Nasional. Pencapaian ini menjadi bukti nyata kontribusi UM Gresik dalam mendukung program swasembada gula Indonesia melalui inovasi di bidang pertanian dan perkebunan.

 

Keberhasilan tersebut diraih setelah melalui proses penelitian yang tidak singkat. Selama kurang lebih 13 tahun, Prof. Setyo Budi bersama tim peneliti melakukan berbagai tahapan penelitian dan pengembangan tebu, mulai dari persilangan, seleksi tanaman, pengujian produktivitas, hingga adaptasi di berbagai kondisi lahan. Ketekunan dan konsistensi dalam riset tersebut menghasilkan dua varietas tebu unggulan yang memiliki potensi produktivitas tinggi serta kualitas yang mampu mendukung peningkatan produksi gula nasional.

Dua varietas yang berhasil memperoleh pengakuan sebagai varietas unggul nasional tersebut adalah JW01 UMG NX dan SB11 UMG NX. Keduanya resmi dilepas dalam Sidang Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Bogor.

Dalam proses pelepasan varietas, Prof. Setyo Budi mempresentasikan hasil penelitian yang telah dikembangkan selama lebih dari satu dekade di hadapan tim penilai yang terdiri atas para akademisi, peneliti, pakar pemuliaan tanaman, ahli statistik, serta perwakilan dari Kementerian Pertanian. Setelah melalui evaluasi ilmiah yang ketat, kedua varietas tersebut dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan dan layak dilepas sebagai varietas unggul nasional.

 

Prof. Setyo Budi menjelaskan bahwa pengembangan varietas tebu unggul merupakan salah satu upaya strategis untuk menjawab tantangan sektor pergulaan nasional. Menurutnya, kebutuhan gula dalam negeri yang terus meningkat harus diimbangi dengan peningkatan produktivitas tebu melalui penggunaan varietas yang unggul, adaptif, dan memiliki rendemen yang baik.

“Pelepasan varietas ini merupakan hasil kerja keras yang panjang. Kami berharap varietas yang dihasilkan dapat dimanfaatkan oleh petani dan industri gula nasional untuk meningkatkan produktivitas serta mendukung terwujudnya swasembada gula Indonesia,” ungkapnya.

Keberhasilan ini juga menjadi capaian penting bagi UM Gresik sebagai perguruan tinggi yang terus berkomitmen menghasilkan riset yang berdampak langsung bagi masyarakat. Inovasi yang lahir dari lingkungan akademik tidak hanya memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata bangsa, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.

 

Rektor UM Gresik memberikan apresiasi atas pencapaian yang diraih Prof. Setyo Budi beserta tim peneliti. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa penelitian yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan mampu menghasilkan inovasi yang diakui secara nasional serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Pelepasan varietas tebu unggul nasional ini sekaligus memperkuat peran UM Gresik sebagai kampus yang aktif mendorong pengembangan riset unggulan dan hilirisasi hasil penelitian. Melalui inovasi yang lahir dari kampus, UM Gresik terus berupaya mengambil bagian dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan Indonesia.

Dengan diakuinya JW01 UMG NX dan SB11 UMG NX sebagai varietas unggul nasional, perjalanan riset selama 13 tahun yang dilakukan Prof. Dr. Setyo Budi, M.P. tidak hanya menjadi pencapaian akademik semata, tetapi juga menjadi kontribusi nyata bagi masa depan industri gula Indonesia menuju swasembada yang berkelanjutan.

📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK

Credit by Humas UM Gresik

Scroll to Top