Ciptakan Kampus Aman dan Sehat, UM Gresik Gandeng BNN dan KBPPPA Gelar Seminar Edukasi

UMGNews, GRESIK – Mewujudkan lingkungan pendidikan tinggi yang aman, sehat, dan bebas dari berbagai ancaman sosial menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Sebagai bentuk komitmen tersebut, UM Gresik bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik dan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik menggelar kegiatan BNN dan KBPPPA Goes to Campus dengan tema “Seminar Edukasi Penanganan Anti Kekerasan dan Preventif Narkotika di Lingkungan Pendidikan Tinggi.”

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan serta penyalahgunaan narkotika, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam membangun budaya kampus yang sehat, aman, dan inklusif.

Seminar dibuka secara resmi melalui sambutan dari Kepala BNN Kabupaten Gresik, AKBP Suharsi, S.H., M.Si., yang menegaskan bahwa ancaman penyalahgunaan narkotika saat ini semakin kompleks dan menyasar berbagai kalangan, termasuk mahasiswa dan lingkungan pendidikan tinggi.

Menurutnya, upaya pencegahan melalui edukasi merupakan langkah strategis untuk membangun ketahanan generasi muda terhadap pengaruh negatif narkotika. Ia juga mengajak mahasiswa untuk menjadi pelopor gerakan hidup sehat dan aktif menyebarkan semangat anti narkoba di lingkungan sekitarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, dr. Titik Ernawati, M.H., yang menyoroti pentingnya perlindungan terhadap seluruh warga kampus dari berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, psikologis, maupun kekerasan berbasis gender dan seksual.

Ia menegaskan bahwa pencegahan kekerasan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, tenaga pendidik, mahasiswa, hingga masyarakat untuk menciptakan ruang belajar yang aman dan nyaman.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor UM Gresik, Prof. Dr. Khoirul Anwar, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara UM Gresik, BNN Kabupaten Gresik, dan KBPPPA Kabupaten Gresik dalam menghadirkan edukasi yang relevan bagi mahasiswa.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter, integritas, dan kepedulian sosial mahasiswa agar mampu menjadi generasi yang sehat, produktif, dan bertanggung jawab.

Seminar menghadirkan tiga narasumber dari bidang penegakan hukum, pencegahan narkotika, dan psikologi untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta.

Materi pertama disampaikan oleh Ipda Hendri Hadiwoso, S.H. yang hadir mewakili KBPPPA Kabupaten Gresik. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan pendidikan tinggi beserta langkah-langkah penanganan dan mekanisme pelaporan yang dapat dilakukan oleh korban maupun saksi.

Ia menekankan bahwa keberanian untuk melapor dan kepedulian terhadap sesama menjadi langkah awal untuk memutus rantai kekerasan di lingkungan kampus.

Materi kedua disampaikan oleh AKBP Suharsi, S.H., M.Si. mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dan berbagai modus peredarannya yang kini semakin menyasar generasi muda.

Ia menjelaskan bahwa dampak narkotika tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan individu, keluarga, hingga masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Sementara itu, perspektif psikologis mengenai dampak kekerasan dan penyalahgunaan narkotika disampaikan oleh Asti Candrasasi Catur Putri, M.Psi., Psikolog. Ia menjelaskan bahwa korban kekerasan maupun penyalahgunaan zat sering kali mengalami dampak psikologis yang tidak terlihat secara langsung, namun dapat memengaruhi kualitas hidup dalam jangka panjang.

Menurutnya, membangun budaya saling peduli, komunikasi yang sehat, dan keberanian untuk mencari bantuan profesional merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa sekaligus menciptakan lingkungan kampus yang suportif dan inklusif.

Diskusi yang berlangsung interaktif dipandu oleh moderator Emiliana, S.Keb., M.Keb.. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait pencegahan kekerasan, perlindungan korban, hingga strategi menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan tinggi.

Melalui kegiatan BNN dan KBPPPA Goes to Campus ini, UM Gresik kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang mahasiswa secara optimal. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam membangun budaya kampus yang bebas dari kekerasan dan narkotika.

Dengan lingkungan belajar yang aman dan sehat, mahasiswa dapat lebih fokus mengembangkan potensi akademik, keterampilan, dan karakter untuk menjadi generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK

Credit by Humas UM Gresik

Scroll to Top