UMGNews, Gresik – Apa saja yang dibutuhkan agar lulusan Teknik Mesin mampu bersaing dan menjadi incaran dunia industri? Pertanyaan tersebut terjawab dalam Kuliah Ahli yang diselenggarakan Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) pada Sabtu (18/7/2026) di Auditorium UM Gresik.
Mengusung tema “Kolaborasi Dunia Akademisi dan Industri untuk Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Teknik Mesin”, kegiatan ini menghadirkan dua praktisi berpengalaman, yakni Hendra Bhakti dari PT Waskita Karya dan Fani Wicaksono, Mechanical Engineer PT Petrokimia Gresik. Kuliah ahli diikuti oleh mahasiswa Teknik Mesin mulai semester 2 hingga semester 12 sebagai bagian dari upaya kampus memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.
Pada sesi pertama, Hendra Bhakti membagikan pengalaman menangani berbagai proyek konstruksi berskala nasional. Ia menjelaskan bahwa dunia industri tidak hanya membutuhkan lulusan yang menguasai teori dan keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan bekerja dalam tim, menyelesaikan persoalan di lapangan, menerapkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta memiliki komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan manajemen proyek yang baik.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi salah satu kunci untuk menciptakan lulusan yang relevan dengan kebutuhan perusahaan sekaligus siap menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
Sementara itu, Fani Wicaksono mengajak mahasiswa memahami lebih dekat dunia kerja seorang mechanical engineer melalui materi bertajuk “Pengetahuan Dunia Industri untuk Mechanical Engineer”. Ia memaparkan bahwa bidang teknik mesin memiliki cakupan yang sangat luas, mulai dari pengembangan produk, proses manufaktur, sistem energi, hingga teknologi yang menopang berbagai sektor industri.
Ia juga berbagi pengalaman perjalanan kariernya, mulai dari GMF AeroAsia hingga kini berkarier di PT Petrokimia Gresik. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai peluang karier yang dapat ditempuh lulusan Teknik Mesin sekaligus kompetensi yang perlu dipersiapkan sejak masih berada di bangku kuliah.
Menurut Fani, perkembangan teknologi seperti kendaraan listrik, otomasi industri, hingga transformasi digital menuntut lulusan teknik mesin untuk terus meningkatkan kemampuan. Selain menguasai aspek teknis, mahasiswa juga harus memiliki kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, komunikasi yang efektif, integritas, serta semangat belajar sepanjang hayat agar mampu mengikuti perkembangan industri.
Suasana kuliah ahli berlangsung interaktif. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para narasumber mengenai tantangan di dunia kerja, peluang berkarier di perusahaan nasional, hingga keterampilan yang paling dibutuhkan oleh industri saat ini.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan mengenai penerapan ilmu teknik mesin di dunia industri, tetapi juga memahami bahwa kesiapan menjadi engineer profesional memerlukan kombinasi antara kompetensi akademik, pengalaman, serta pengembangan soft skills.
Program Studi Teknik Mesin UM Gresik berharap kegiatan kuliah ahli ini semakin memperkuat sinergi dengan dunia industri. Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan berkembang dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, penelitian, pengembangan teknologi, hingga program magang yang mampu mencetak lulusan berkualitas dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK
Credit by Humas UM Gresik