UMGNews, Surabaya – Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) kembali memperkuat kompetensi mahasiswa melalui kegiatan Study Ekskursi: Pelatihan Penanggulangan APAR di PT Terminal Petikemas Surabaya. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung di dunia industri agar mahasiswa memahami implementasi sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya dalam penanggulangan kebakaran menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat UM Gresik, Zufra Inayah, S.KM., M.Kes., yang menyampaikan bahwa pembelajaran di luar kelas merupakan bagian penting dalam membentuk lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori di ruang kuliah, tetapi juga harus melihat secara langsung bagaimana budaya keselamatan diterapkan di industri. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa memperoleh pengalaman nyata yang dapat memperkuat kompetensi mereka sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat yang profesional,” ungkap Zufra Inayah.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Manager HSE PT Terminal Petikemas Surabaya, Theodorus, ST., yang menyambut baik kunjungan mahasiswa UM Gresik. Ia menegaskan bahwa penerapan budaya keselamatan merupakan prioritas utama dalam operasional perusahaan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai pentingnya sistem keselamatan kerja serta bagaimana setiap pekerja harus memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi kondisi darurat, termasuk penggunaan APAR secara tepat dan aman,” jelas Theodorus.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai manajemen keselamatan kerja, klasifikasi potensi kebakaran, jenis-jenis APAR, hingga prosedur penanganan keadaan darurat di lingkungan kerja. Tidak hanya menerima materi, mahasiswa juga berkesempatan mengikuti simulasi penggunaan APAR secara langsung di bawah pendampingan tim HSE PT Terminal Petikemas Surabaya.
Melalui praktik tersebut, peserta mempelajari teknik mengidentifikasi sumber api, memilih jenis APAR yang sesuai, hingga langkah-langkah pemadaman awal yang efektif. Pengalaman ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya respon cepat dalam mencegah meluasnya kebakaran.
Kegiatan Study Ekskursi ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Kesehatan Masyarakat UM Gresik dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Kolaborasi dengan dunia industri diharapkan mampu memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka memasuki dunia kerja yang semakin menuntut kompetensi praktis.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri, UM Gresik terus berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan aplikatif, adaptif terhadap perkembangan dunia kerja, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai sektor.
📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK
Credit by Humas UM Gresik