UMGNews, GRESIK–KATTAKURGAN, 27 April 2026 — Kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) dan Kattakurgan State Pedagogical Institute, Uzbekistan, memasuki tahap implementasi yang lebih konkret. Pada Senin, 27 April 2026, kedua institusi menegaskan komitmen untuk menjalankan sejumlah agenda akademik strategis, mulai dari penguatan pengajaran, library resource sharing, program magang, pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi publikasi ilmiah, hingga pengabdian masyarakat berskala internasional.

Agenda ini tidak hanya menjadi tindak lanjut administratif dari kerja sama antarkampus, tetapi juga menjadi ruang pertemuan gagasan antara dua institusi pendidikan tinggi yang memiliki perhatian pada peningkatan mutu akademik, perluasan jejaring global, dan penguatan pengalaman internasional bagi sivitas akademika.
Rektor Kattakurgan State Pedagogical Institute, Dr. Sherzod Urakov Rakhmonovich, menyampaikan bahwa implementasi kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memperluas hubungan akademik antara Uzbekistan dan Indonesia. Menurutnya, kerja sama yang berjalan dengan baik tersebut menunjukkan adanya kesamaan visi dalam membangun pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan global.
“Kerja sama ini bukan hanya tentang pertukaran dokumen atau kunjungan kelembagaan, melainkan tentang bagaimana kedua universitas dapat saling belajar, berbagi sumber daya, dan menciptakan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, serta masyarakat,” ujarnya.
Dari sisi akademik, Dr. Sirojiddinov Fazliddin Nasriddinovich, Vice Rector of Academic Affairs Kattakurgan State Pedagogical Institute, menekankan bahwa bidang pengajaran, pertukaran dosen, dan kolaborasi publikasi menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas akademik kedua kampus. Ia menilai kerja sama ini membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk memperoleh perspektif lintas negara, terutama dalam pengembangan metode pembelajaran dan riset bersama.
“Implementasi ini berjalan dengan baik karena kedua pihak memiliki komitmen yang jelas. Kami melihat peluang besar untuk mengembangkan kelas kolaboratif, pertukaran akademik, serta publikasi bersama yang dapat memberi kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan,” kata Dr. Sirojiddinov.
Sementara itu, Mirjalol Kudratov, Head of International Office of Kattakurgan State Pedagogical Institute, menyebut agenda ini sebagai momentum untuk memperkuat fungsi kantor internasional dalam menjembatani komunikasi, koordinasi program, dan realisasi kegiatan bersama. Ia menilai kerja sama internasional perlu diterjemahkan ke dalam program yang terukur agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh mahasiswa dan dosen.
“Peran kami adalah memastikan agar setiap agenda kerja sama dapat berjalan secara sistematis, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, akses sumber daya perpustakaan, hingga program pengabdian masyarakat internasional. Kegiatan ini berlangsung positif dan menjadi fondasi yang baik bagi program berikutnya,” ujarnya.
Dari Universitas Muhammadiyah Gresik, Rektor Prof. Dr. Khoirul Anwar menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan upaya UM Gresik memperluas rekognisi internasional dan meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi. Ia menilai implementasi kerja sama dengan Kattakurgan State Pedagogical Institute menjadi bagian dari langkah strategis UM Gresik dalam membangun jejaring akademik global yang produktif.
“Universitas Muhammadiyah Gresik memandang kerja sama ini sebagai peluang penting untuk memperkuat pengajaran, riset, publikasi, serta pengabdian masyarakat dalam konteks internasional. Kami bersyukur kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari kedua belah pihak,” tutur Prof. Khoirul.
Dr. Tumirin, Vice Rector 2 Universitas Muhammadiyah Gresik, menambahkan bahwa aspek kelembagaan dan keberlanjutan program menjadi perhatian penting dalam implementasi kerja sama tersebut. Menurutnya, kerja sama internasional harus mampu menghasilkan program yang realistis, berkelanjutan, dan memberi dampak bagi pengembangan kapasitas institusi.
“Implementasi kerja sama ini perlu dijaga agar tidak berhenti pada seremoni. Program seperti internship, pertukaran akademik, dan kolaborasi publikasi harus disusun dengan perencanaan yang matang agar dapat memberikan hasil yang nyata,” ujarnya.

Kepala Kantor Urusan Internasional UM Gresik, Paulina, M.Pd., menyampaikan bahwa pihaknya akan berperan aktif dalam mengoordinasikan agenda teknis antara kedua kampus. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang baik antara kantor internasional kedua institusi menjadi kunci agar program-program seperti student exchange, lecturer exchange, dan library resource sharing dapat berjalan efektif.
“Agenda ini berjalan dengan baik karena ada komunikasi yang terbuka dan semangat kolaborasi dari kedua institusi. Ke depan, kami akan terus memastikan agar setiap program dapat diimplementasikan secara bertahap dan terarah,” kata Paulina.
Adapun Moh. Zainuddin, ST., M.MT., perwakilan dari Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik, menilai kerja sama ini juga membuka peluang penguatan bidang keilmuan terapan. Menurutnya, program magang, kolaborasi publikasi, dan pengabdian masyarakat internasional dapat menjadi ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk mengaitkan teori akademik dengan praktik di lapangan.
“Bagi bidang Teknik Industri, kerja sama seperti ini sangat relevan karena mahasiswa perlu memiliki wawasan global, kemampuan adaptasi, dan pengalaman lintas budaya. Program magang dan kolaborasi publikasi dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas kompetensi tersebut,” ujarnya.
Implementasi kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Gresik dan Kattakurgan State Pedagogical Institute ini memperlihatkan bahwa internasionalisasi pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah kemitraan, tetapi juga dari sejauh mana kerja sama tersebut dapat diterjemahkan menjadi kegiatan akademik yang konkret. Melalui agenda pengajaran, pertukaran sivitas akademika, akses sumber daya perpustakaan, riset bersama, dan pengabdian masyarakat internasional, kedua institusi berupaya membangun kemitraan yang tidak berhenti pada formalitas, tetapi bergerak menuju kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan.
📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK
Credit by Rektor UM Gresik