UMGNews, GRESIK – Kesempatan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Gresik untuk memperoleh pengalaman kerja di tingkat internasional semakin terbuka. Hal tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Sosialisasi Magang Internasional Berdampak Taiwan yang menghadirkan Yayasan Perlindungan dan Edukasi Sumber Daya Manusia Indonesia sebagai mitra dalam memperkenalkan berbagai peluang magang di Taiwan.
Kegiatan sosialisasi berlangsung di Universitas Muhammadiyah Gresik dan diterima langsung oleh Rektor UM Gresik, Prof. Dr. Khoirul Anwar, S.Pd., M.Pd., didampingi Wakil Rektor I, Dr. Slamet Asari, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Biro International Relations Office (IRO), Paulina, S.Pd., M.Pd. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membuka peluang kolaborasi yang mampu memperluas akses mahasiswa terhadap pengalaman belajar dan bekerja di lingkungan internasional.
Dalam sambutannya, Rektor UM Gresik menyampaikan bahwa internasionalisasi merupakan salah satu komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat global. Menurutnya, program magang internasional tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi, wawasan budaya, kemampuan berkomunikasi lintas negara, serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Universitas Muhammadiyah Gresik terus mendorong mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas. Program magang internasional menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang memberikan dampak nyata bagi pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat daya saing lulusan di tingkat global,” ungkapnya.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Yayasan Perlindungan dan Edukasi Sumber Daya Manusia Indonesia memaparkan berbagai informasi mengenai program magang di Taiwan, mulai dari mekanisme pendaftaran, persyaratan peserta, tahapan seleksi, hingga manfaat yang dapat diperoleh mahasiswa selama mengikuti program. Selain pengalaman profesional, peserta juga berkesempatan mengembangkan kemampuan bahasa asing, memperluas jejaring internasional, serta memahami budaya kerja di negara tujuan.
Wakil Rektor I UM Gresik, Dr. Slamet Asari, menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai mitra internasional merupakan bagian dari strategi universitas dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran yang adaptif dan berdampak. Ia berharap semakin banyak mahasiswa yang berani memanfaatkan peluang tersebut sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja global.
Sementara itu, Kepala Biro International Relations Office (IRO), Paulina, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa IRO akan terus berperan aktif dalam mendampingi mahasiswa yang ingin mengikuti berbagai program internasional, baik pertukaran pelajar, konferensi, maupun magang di luar negeri. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri secara akademik, administratif, maupun kemampuan komunikasi internasional.
Sosialisasi Magang Internasional Berdampak Taiwan menjadi momentum penting bagi UM Gresik dalam memperkuat jejaring internasional sekaligus memperluas peluang mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar lintas negara. Melalui sinergi bersama Yayasan Perlindungan dan Edukasi Sumber Daya Manusia Indonesia, UM Gresik terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi di tingkat global. 📌 Informasi lebih lanjut: 🌐 Website: www.umg.ac.id 📱 Instagram: @um_gresik 📺 YouTube: UM_GRESIK Credit by Humas UM Gresik