UM Gresik Dorong Hilirisasi Robotika Bawah Air dan IoT, Siap Tembus Dunia Usaha hingga Pemerintahan

UMGNews, GRESIK – Teknologi robotika bawah air dan Internet of Things (IoT) bukan lagi sekadar inovasi di ruang laboratorium. Potensi teknologi tersebut mulai diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata di dunia usaha, dunia industri, hingga organisasi perangkat daerah (OPD). Momentum ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) dalam mendorong hasil inovasi akademik agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui Program Studi Teknik Konstruksi Perkapalan Fakultas Teknik, UM Gresik menggelar kegiatan “Membangun Hilirisasi Teknologi Robotika Bawah Air dan IoT di Dunia Usaha, Dunia Industri dan Organisasi Perangkat Daerah” yang bertempat di Mustikarasa Cafe & Resto.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan gagasan akademik dengan kebutuhan sektor profesional. Teknologi robotika bawah air dan IoT dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi solusi yang aplikatif, khususnya pada sektor kemaritiman, industri, pemantauan lingkungan, hingga berbagai kebutuhan pelayanan dan pengelolaan sumber daya.

Acara diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Teknik UM Gresik, Dr. Misbah, S.T., M.T., yang menekankan pentingnya membangun konektivitas antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri. Menurutnya, perkembangan teknologi harus diikuti dengan langkah nyata agar inovasi yang lahir dari lingkungan akademik tidak berhenti sebagai penelitian, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, yang turut memberikan penguatan terhadap pentingnya hilirisasi teknologi sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan. Kolaborasi antara akademisi, industri, dunia usaha, dan pemerintah menjadi salah satu kunci agar inovasi dapat berkembang sekaligus menjawab persoalan di lapangan.

Robotika bawah air menjadi salah satu teknologi yang menarik untuk dikembangkan mengingat karakteristik Indonesia sebagai negara maritim. Teknologi ini dapat membuka peluang pemanfaatan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari inspeksi struktur bawah air, pemantauan kondisi lingkungan perairan, hingga mendukung aktivitas industri yang membutuhkan sistem pemantauan dan pengendalian jarak jauh.

Sementara itu, integrasi Internet of Things (IoT) memberikan peluang untuk menghadirkan sistem yang semakin terhubung. Data yang diperoleh dari perangkat dapat dikumpulkan, dipantau, dan dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan secara lebih cepat dan efisien.

Melalui kegiatan tersebut, Prodi Teknik Konstruksi Perkapalan UM Gresik tidak hanya memperkenalkan potensi teknologi, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai bagaimana inovasi dapat dikembangkan sesuai kebutuhan pengguna. Pertemuan dengan unsur dunia usaha, dunia industri, dan OPD diharapkan mampu melahirkan peluang kerja sama, pengembangan teknologi, maupun implementasi inovasi secara langsung.

Langkah ini sekaligus mempertegas arah UM Gresik untuk menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan sumber daya manusia unggul, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang memiliki nilai guna dan dampak nyata.

Dengan hilirisasi, teknologi robotika bawah air dan IoT diharapkan dapat bergerak dari “hasil riset” menjadi “solusi nyata”. Dari kampus, menuju industri, dunia usaha, hingga pemerintah dan masyarakat.

Ke depan, sinergi lintas sektor tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan teknologi kemaritiman yang lebih inovatif, adaptif, dan berkelanjutan. UM Gresik pun terus membuka peluang kolaborasi agar inovasi teknologi yang dikembangkan sivitas akademika dapat semakin luas pemanfaatannya dan memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah maupun nasional.

📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK

Credit by Humas UM Gresik

Scroll to Top