Langsung Dibekali Edukasi Bahaya Narkoba! Begini Keseruan Hari Pertama MATAF UM Gresik 2026

UMGNews, Gresik – Ribuan mahasiswa baru memadati lingkungan Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) dalam pembukaan Masa Ta’aruf (MATAF) UM Gresik 2026, Sabtu (5/9/2026). Bukan sekadar seremoni penyambutan, MATAF tahun ini menjadi pintu pertama bagi mahasiswa baru untuk mengenal kampus, membangun kebersamaan, sekaligus mendapatkan bekal penting sebelum memulai perjalanan akademik sebagai mahasiswa.

Antusiasme mahasiswa baru sudah terasa sejak memasuki kawasan kampus. Dengan semangat dan wajah penuh harapan, ribuan mahasiswa baru mengikuti rangkaian pembukaan MATAF UM Gresik 2026 yang dikemas dengan berbagai kegiatan menarik dan sarat makna.

Momen penyambutan berlangsung di Gerbang Utama UM Gresik. Mahasiswa baru disambut langsung oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, hingga Kepala Program Studi di lingkungan UM Gresik.

Penyambutan tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan baru para mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar UM Gresik. Setelah sebelumnya melewati proses penerimaan mahasiswa baru, kini mereka secara resmi memasuki lingkungan akademik yang akan menjadi tempat untuk belajar, berkembang, berorganisasi, dan mengukir berbagai prestasi.

Damar Kurung Jadi Pembuka, Budaya Gresik Sambut Mahasiswa Baru

Suasana pembukaan MATAF UM Gresik 2026 semakin semarak dengan penampilan Tarian Damar Kurung yang dibawakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UM Gresik.

Pemilihan Damar Kurung sebagai pembuka bukan tanpa makna. Sebagai salah satu ikon budaya khas Gresik, Damar Kurung menjadi representasi identitas lokal yang turut hadir di tengah kehidupan kampus. Penampilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat akademik dan perkembangan generasi muda dapat berjalan beriringan dengan upaya mengenalkan serta melestarikan budaya daerah.

Di hadapan ribuan mahasiswa baru, penampilan tersebut menjadi pembuka yang membawa suasana semakin hidup sebelum memasuki rangkaian acara inti.

Setelah penampilan tari, kegiatan dilanjutkan dengan laporan Ketua Pelaksana MATAF UM Gresik 2026 serta sambutan dari Kepala Biro Pengembangan Mahasiswa dan Alumni, Nur Cahyadi, S.ST., M.M.

Dalam rangkaian tersebut, mahasiswa baru mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan MATAF sekaligus pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari proses pengenalan kehidupan kampus.

Dipukulnya Gong Rektor Tandai Resminya MATAF UM Gresik 2026

Puncak seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Prof. Dr. Khoirul Anwar, S.Pd., M.Pd.

Prosesi pemukulan gong tersebut didampingi oleh Badan Pembina Harian (BPH) UM Gresik sekaligus Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik, Thoha Mahsun, S.Ag., M.Pd.I., M.HES, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr. S. Hariyanto, S.Pd., M.M.

Dentangan gong menjadi penanda bahwa rangkaian MATAF UM Gresik 2026 resmi dimulai. Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol dibukanya lembaran baru bagi ribuan mahasiswa yang akan menjalani kehidupan perguruan tinggi di UM Gresik.

Kehadiran sejumlah tokoh dalam pembukaan MATAF juga memperlihatkan dukungan terhadap proses pembentukan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, kepedulian sosial, dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Ketua PDM Gresik dan Kepala Dinas Pendidikan Sampaikan Pesan untuk Maba

Dalam kesempatan tersebut, Thoha Mahsun, S.Ag., M.Pd.I., M.HES turut menyampaikan sambutan sekaligus ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru UM Gresik 2026.

Sebagai Ketua PDM Kabupaten Gresik sekaligus bagian dari BPH UM Gresik, kehadirannya memberikan pesan tersendiri dalam momentum penyambutan mahasiswa baru. Dunia perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi tempat mahasiswa mengejar prestasi akademik, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pesan selamat datang juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr. S. Hariyanto, S.Pd., M.M. Kehadirannya dalam pembukaan MATAF UM Gresik 2026 turut memperkuat pentingnya pendidikan sebagai fondasi dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan zaman.

Bagi mahasiswa baru, berbagai pesan tersebut menjadi bekal awal bahwa perjalanan di perguruan tinggi tidak hanya tentang mendapatkan nilai dan menyelesaikan perkuliahan. Lebih jauh, masa menjadi mahasiswa merupakan kesempatan untuk membangun pengalaman, mengembangkan potensi, memperluas jejaring, dan mempersiapkan diri menjadi bagian dari masyarakat.

Maba UM Gresik Dapat Pembekalan Bahaya Narkoba

Tidak berhenti pada seremoni pembukaan, hari pertama MATAF UM Gresik 2026 juga diisi dengan materi yang relevan dengan kehidupan mahasiswa, salah satunya mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Materi tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik, AKBP Suharsi, S.H., M.Si., bersama jajaran Satresnarkoba Polres Gresik.

Turut memberikan pemaparan yakni Kanit 1 Satresnarkoba Polres Gresik AIPTU Kamim Tohari, S.H. dan KBO Satresnarkoba Polres Gresik IPDA Sidik Purnomo, S.H.

Pembekalan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian MATAF karena mahasiswa baru akan memasuki lingkungan pergaulan yang lebih luas dibandingkan ketika berada di bangku sekolah. Mahasiswa perlu memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk mengenali berbagai risiko penyalahgunaan narkotika serta mampu mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui edukasi tersebut, mahasiswa baru diharapkan semakin memahami dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus memiliki komitmen untuk menjaga diri, lingkungan pertemanan, dan lingkungan kampus dari bahaya narkotika.

Flashlight Tutup Hari Pertama MATAF dengan Penuh Kebersamaan

Setelah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan sejak pagi, mahasiswa baru kemudian diajak menutup hari pertama MATAF dengan kegiatan flashlight.

Ribuan mahasiswa baru turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Cahaya flashlight yang menyala bersama menciptakan suasana yang meriah sekaligus menjadi simbol kebersamaan mahasiswa baru UM Gresik.

Jika pagi hari mereka datang sebagai individu yang mungkin belum saling mengenal, maka malam harinya mereka menutup hari pertama sebagai bagian dari satu keluarga besar mahasiswa UM Gresik.

Kegiatan flashlight sekaligus menjadi penutup yang berkesan setelah mahasiswa baru mendapatkan berbagai pengalaman sejak penyambutan di gerbang utama, menyaksikan pertunjukan budaya, mengikuti seremoni pembukaan, hingga memperoleh pembekalan mengenai bahaya narkoba.

MATAF UM Gresik 2026 Jadi Langkah Awal Perjalanan Mahasiswa

Pelaksanaan MATAF UM Gresik 2026 menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi ruang awal untuk memperkenalkan mahasiswa terhadap kehidupan kampus sekaligus menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, karakter, dan semangat untuk terus berkembang.

Ribuan mahasiswa baru yang hadir menjadi bagian dari generasi baru UM Gresik. Di tangan merekalah perjalanan kampus ke depan akan terus diwarnai dengan ide, kreativitas, prestasi, dan kontribusi.

Hari pertama telah memberikan satu pesan penting: menjadi mahasiswa bukan hanya tentang datang ke kampus dan mengikuti perkuliahan, tetapi tentang menemukan potensi, membangun pengalaman, dan memberi arti selama menjalani prosesnya.

Dari gerbang utama hingga cahaya flashlight yang menerangi penghujung hari, MATAF UM Gresik 2026 menjadi awal dari sebuah perjalanan panjang.

Perjalanan yang mungkin dimulai dengan rasa canggung, wajah-wajah baru, dan langkah yang masih penuh tanda tanya. Namun dari sinilah cerita sebagai mahasiswa UM Gresik dimulai.

Selamat datang mahasiswa baru UM Gresik 2026. Hari ini kalian datang sebagai mahasiswa baru. Esok, kalianlah yang akan menorehkan cerita baru untuk UM Gresik.

📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK

Credit by Humas MATAF UM Gresik 2026

Scroll to Top