UMGNews, GRESIK — Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja melalui kegiatan Pembekalan Uji Kompetensi bagi mahasiswa Teknik Sipil yang dilaksanakan di Meeting Room Universitas Muhammadiyah Gresik. Kegiatan ini menjadi langkah penting sebelum mahasiswa mengikuti proses Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Cipta Karya Kabupaten Gresik.

Pembekalan tersebut merupakan bagian dari rangkaian persyaratan yang wajib diikuti mahasiswa dalam proses pengambilan SKK sebagai bentuk pengakuan kompetensi kerja di bidang konstruksi. Melalui sertifikasi ini, mahasiswa diharapkan memiliki nilai tambah dan pengakuan profesional yang dapat menunjang kesiapan memasuki dunia industri dan dunia kerja.
Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama antara Program Studi Teknik Sipil UM Gresik dengan Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Kabupaten Gresik. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang konstruksi.
Ketua Program Studi Teknik Sipil UM Gresik, Avisha Gita Prafitasiwi, S.T., M.T., secara resmi membuka kegiatan pembekalan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa teknik sipil di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki pengakuan kompetensi yang dibuktikan melalui sertifikasi resmi. Karena itu, kegiatan ini menjadi sangat penting sebagai bekal mahasiswa sebelum mengikuti uji kompetensi,” ujarnya.

Pembekalan diisi langsung oleh Achmad Zainuri selaku Asesor BNSP Kabupaten Gresik. Dalam pemaparannya, ia memberikan gambaran teknis mengenai proses asesmen, standar kompetensi yang diuji, hingga kesiapan yang harus dimiliki peserta saat menghadapi uji kompetensi di TUK Cipta Karya Kabupaten Gresik.
Mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain mendapatkan pemahaman mengenai alur uji kompetensi, peserta juga memperoleh motivasi dan arahan mengenai pentingnya sertifikasi profesi sebagai bekal karier di sektor konstruksi.
Menariknya, pelaksanaan Uji Kompetensi ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya bagi mahasiswa Teknik Sipil UM Gresik. Hal ini sesuai dengan komitmen dan janji Kepala Dinas CKPKP Kabupaten Gresik, Ida Lailatus Sa’diyah, yang sebelumnya telah disampaikan saat kegiatan sosialisasi SKK di UM Gresik.
Program ini menjadi angin segar bagi mahasiswa karena memberikan kesempatan memperoleh sertifikasi kompetensi resmi tanpa terbebani biaya tambahan. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan institusi pendidikan, mahasiswa diharapkan semakin siap menjadi tenaga profesional yang kompeten, tersertifikasi, dan mampu bersaing di dunia kerja konstruksi nasional.
📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK
Credit by Humas UM Gresik