UMGNews, GRESIK – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (UM) Gresik menghadirkan cara unik dalam menghidupkan kembali permainan tradisional. Melalui Lompreta “Tradision Rush” 2026, mahasiswa diajak belajar, berkompetisi, sekaligus melestarikan budaya Nusantara melalui berbagai permainan tradisional yang sarat akan nilai edukatif.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juni 2026, menjadi ajang yang mempertemukan semangat sportivitas, kreativitas, dan kerja sama antarmahasiswa PGSD. Tradision Rush dikemas secara menarik sehingga setiap permainan tidak hanya menghadirkan keseruan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang dapat diterapkan dalam dunia pendidikan, khususnya di jenjang sekolah dasar.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Program Studi PGSD UM Gresik, Iqnatia Alfiansyah, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa permainan tradisional memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sekaligus menjadi alternatif pembelajaran yang menyenangkan.
“Sebagai calon guru sekolah dasar, mahasiswa perlu memahami bahwa belajar tidak selalu dilakukan di dalam kelas. Permainan tradisional mampu menjadi media pembelajaran yang efektif karena mengajarkan kerja sama, komunikasi, sportivitas, kreativitas, hingga kemampuan memecahkan masalah. Melalui Tradision Rush, kami ingin mahasiswa memperoleh pengalaman langsung yang nantinya dapat diterapkan saat menjadi pendidik,” ungkapnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa mengikuti berbagai perlombaan permainan tradisional dengan penuh antusias. Gelak tawa, sorak semangat, dan dukungan antarpeserta menciptakan suasana kompetisi yang meriah sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan akademik. Setiap permainan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kekompakan, kepemimpinan, dan kemampuan berkolaborasi dalam tim.
Lebih dari sekadar perlombaan, Tradision Rush menjadi bentuk komitmen Program Studi PGSD UM Gresik dalam memperkenalkan kembali permainan tradisional sebagai bagian dari inovasi pembelajaran. Permainan-permainan tersebut dinilai mampu menstimulasi perkembangan motorik, sosial, emosional, serta kemampuan berpikir kritis anak apabila diterapkan secara tepat di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga didorong untuk semakin mencintai budaya lokal dan menjadikannya sebagai sumber inspirasi dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif dan bermakna. Bekal tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan PGSD UM Gresik yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya bangsa.
Tradision Rush 2026 menjadi bukti bahwa permainan tradisional tetap relevan di era modern. Di tangan para calon guru, warisan budaya tersebut tidak hanya menjadi kenangan masa kecil, tetapi juga bertransformasi menjadi media pembelajaran yang seru, inovatif, dan mampu membentuk karakter generasi penerus bangsa.
📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK
Credit by Humas UM Gresik