Pembuatan NIB dan Penguatan Branding Produk di Desa Randegan, Mahasiswa KKN UM Gresik Dorong Optimalisasi UMKM

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 Program Studi Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program pendampingan UMKM di Desa Randegan, Mojokerto. Program ini berfokus pada optimalisasi legalitas usaha melalui pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta penguatan branding produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan identitas resmi pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS) dan berfungsi sebagai tanda legalitas usaha. NIB menjadi syarat dasar bagi pelaku UMKM untuk memperoleh berbagai perizinan, akses pembiayaan, hingga pendampingan dari pemerintah. Dengan memiliki NIB, pelaku usaha tidak lagi menjalankan usaha secara informal, melainkan telah diakui secara hukum oleh negara.

KKNOCA1.jpeg (180 KB)

Bagi UMKM di Desa Randegan, kepemilikan NIB memberikan banyak manfaat, mulai dari kemudahan mengakses bantuan pemerintah, pengajuan pinjaman modal ke lembaga keuangan, hingga peluang mengikuti pengadaan barang dan jasa. Legalitas usaha ini juga meningkatkan kepercayaan konsumen karena produk yang dipasarkan berasal dari usaha yang telah terdaftar secara resmi.

Melihat masih adanya pelaku UMKM yang belum memahami pentingnya legalitas, mahasiswa KKN melakukan pendampingan secara door to door. Mahasiswa mendatangi langsung rumah-rumah pelaku usaha untuk memberikan edukasi tentang pentingnya NIB, membantu proses pendaftaran OSS, serta memastikan kelengkapan dokumen sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain fokus pada legalitas, mahasiswa juga memberikan penguatan branding produk sebagai upaya membangun identitas dan citra usaha. Banyak produk UMKM di Desa Randegan yang memiliki kualitas baik, namun belum didukung oleh kemasan, logo, dan desain label yang menarik sehingga nilai jualnya belum maksimal.

Beberapa UMKM yang didampingi antara lain Tempe Mbak Vina, hingga Martabak Sari Mojo asli khas Desa Randegan, Mojokerto. Mahasiswa membantu mendesain ulang label, memperbaiki tampilan kemasan, serta memberikan strategi pemasaran sederhana berbasis media sosial agar produk lebih dikenal dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Melalui program ini, diharapkan UMKM di Desa Randegan semakin berkembang dengan legalitas usaha yang jelas serta branding yang kuat. Kehadiran mahasiswa KKN menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.

📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK