UMGNews, Gresik – Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) kembali menorehkan langkah strategis dalam penguatan tata kelola institusi melalui kegiatan Launching dan Sosialisasi Quality Management System (QMAS – UM Gresik) yang diselenggarakan oleh Direktorat Penjaminan Mutu UM Gresik. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam transformasi sistem penjaminan mutu internal menuju tata kelola yang lebih modern, terintegrasi, dan berbasis digital.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Khoirul Anwar, yang menegaskan bahwa mutu adalah napas dari keberlanjutan sebuah perguruan tinggi. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kehadiran QMAS bukan sekadar peluncuran aplikasi, melainkan perubahan paradigma dalam mengelola kualitas institusi.
“Kita tidak bisa lagi mengelola mutu secara konvensional. QMAS adalah langkah nyata UM Gresik untuk memastikan setiap proses akademik dan non-akademik terdokumentasi, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sambutan juga disampaikan oleh Direktur Direktorat Penjaminan Mutu UM Gresik, Fatimatul Khikmiyah, yang menyampaikan bahwa QMAS dirancang sebagai instrumen strategis dalam memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Ia menjelaskan bahwa sistem ini akan membantu seluruh unit kerja dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar mutu secara sistematis. Menurutnya, keberhasilan QMAS sangat ditentukan oleh komitmen kolektif seluruh sivitas akademika.
“Mutu bukan hanya tanggung jawab Direktorat Penjaminan Mutu, tetapi menjadi budaya bersama. QMAS hadir untuk memudahkan, menyatukan, dan menguatkan proses tersebut,” tegasnya.
Dalam sesi materi, Ayudyah Eka Apsari memaparkan pentingnya sistem manajemen mutu berbasis teknologi dalam menghadapi tantangan global pendidikan tinggi. Ia menekankan bahwa digitalisasi sistem mutu akan mempercepat proses monitoring dan evaluasi, sekaligus meningkatkan transparansi serta akuntabilitas institusi.

Sementara itu, Arif Zain memberikan pemaparan teknis mengenai mekanisme penggunaan QMAS, mulai dari penginputan dokumen standar, pelaporan capaian indikator kinerja, hingga proses audit mutu internal berbasis sistem. Peserta kegiatan tampak antusias mengikuti sesi demonstrasi yang menunjukkan kemudahan akses dan integrasi data antarunit.
Peluncuran QMAS menjadi bagian dari strategi besar UM Gresik dalam meningkatkan capaian akreditasi institusi dan program studi. Dengan sistem yang terdigitalisasi, proses dokumentasi dan pelaporan diharapkan menjadi lebih efektif, efisien, dan real-time.
Kegiatan ini juga menjadi ruang sosialisasi dan konsolidasi antarunit kerja agar memiliki persepsi dan pemahaman yang sama dalam menjalankan standar mutu. Direktorat Penjaminan Mutu optimis bahwa implementasi QMAS akan memperkuat budaya evaluatif dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) di lingkungan kampus.
Dengan diluncurkannya QMAS, UM Gresik menunjukkan keseriusannya dalam membangun sistem tata kelola yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Transformasi ini menegaskan bahwa kualitas bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang diwujudkan melalui sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan.
UM Gresik kini melangkah lebih mantap — membawa standar mutu ke level berikutnya dan membuktikan diri sebagai perguruan tinggi yang siap bersaing di era digital.
📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK
Credit by Humas UM Gresik