UMGNews, Jolotundo - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 20 Universitas Muhammadiyah Gresik menghadirkan inovasi pemetaan wilayah melalui program unggulan bertajuk Jolotundo Smart Map di Desa Jolotundo. Program kerja ini termasuk dalam kategori Teknologi Tepat Guna (TTG) karena memanfaatkan teknologi sederhana, ekonomis, dan mudah diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Program ini berupa pembuatan peta informatif yang memuat lokasi penting serta rute menuju tujuh dusun di desa, sebagai upaya meningkatkan akses informasi wilayah dan memudahkan mobilitas masyarakat maupun pendatang.
Inovasi ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya peta desa yang lengkap dan mudah dipahami. Banyak pendatang, tamu instansi, maupun masyarakat luar desa mengalami kesulitan menemukan lokasi dusun dan fasilitas umum. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN berinisiatif menyusun peta terpadu yang dapat digunakan sebagai panduan navigasi wilayah.
Dalam proses penyusunannya, mahasiswa melakukan observasi lapangan dan pengumpulan data lokasi setiap dusun, fasilitas umum, serta jalur penghubung antarwilayah. Informasi tersebut kemudian dirancang menjadi peta yang jelas, informatif, dan mudah dibaca oleh semua kalangan. Peta ini menampilkan batas wilayah, jalur utama, rute alternatif, serta titik lokasi penting seperti balai desa, tempat ibadah, sekolah, dan pusat kegiatan masyarakat.
Pada plang peta juga disertakan barcode (QR Code) interaktif yang dapat dipindai menggunakan smartphone. Setelah dipindai, pengguna akan diarahkan ke halaman web peta digital Desa Jolotundo yang menampilkan pilihan navigasi menuju 7 dusun. Pengguna dapat memilih dusun tujuan, kemudian sistem akan menampilkan rute perjalanan melalui Google Maps secara otomatis.
Sebagai program kerja Teknologi Tepat Guna, Jolotundo Smart Map memiliki keunggulan:
- Menggunakan teknologi sederhana namun berdampak besar
- Biaya pembuatan terjangkau dan mudah direplikasi desa
- Mudah digunakan oleh semua kalangan masyarakat
- Mengintegrasikan peta fisik dengan navigasi digital interaktif
- QR Code terhubung ke web navigasi pilihan dusun
- Mendukung konsep desa digital (smart village)
Selain memudahkan akses informasi, Jolotundo Smart Map diharapkan mendukung pelayanan administrasi desa, kegiatan sosial, hingga potensi pengembangan sektor wisata dan ekonomi lokal. Dengan adanya peta wilayah yang terstruktur, masyarakat dan perangkat desa dapat lebih mudah memberikan petunjuk lokasi kepada tamu atau pihak eksternal.
Program ini mendapat respons positif dari pemerintah desa dan masyarakat karena dinilai memberikan manfaat jangka panjang bagi tata kelola informasi wilayah. Keberadaan peta ini tidak hanya membantu navigasi, tetapi juga menjadi media informasi visual yang memperkenalkan struktur wilayah Desa Jolotundo secara sistematis dan modern.
Lebih dari sekadar pemetaan wilayah, program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui KKN berdampak yang menitikberatkan pada optimalisasi potensi lokal menuju desa mandiri. Mahasiswa KKN Kelompok 20 berkolaborasi dengan perangkat desa dan masyarakat untuk menggali potensi wilayah, memperkuat identitas desa, serta mendorong pemanfaatan informasi geografis sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pengembangan ekonomi lokal.
Melalui program kerja Teknologi Tepat Guna Jolotundo Smart Map, mahasiswa KKN Kelompok 20 Universitas Muhammadiyah Gresik menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi inovatif berbasis kebutuhan masyarakat. Diharapkan, peta ini dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai sarana informasi desa yang mendukung kemajuan, kemandirian, dan keterbukaan akses wilayah bagi semua pihak.
📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK
Credit by KKN Kelompok 20 UM Gresik