UMGNews, Gresik — Komitmen menghadirkan proses seleksi perangkat desa yang transparan, profesional, dan akuntabel kembali ditegaskan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoA) antara Tim Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) dengan Universitas Muhammadiyah Gresik pada Senin, 23 Februari 2025, bertempat di kampus UM Gresik.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem penjaringan dan penyaringan perangkat desa berbasis kompetensi serta prinsip tata kelola yang baik. P3D diwakili oleh Ketua Tim, Aditya Irwansyah, sementara UM Gresik diwakili langsung oleh Rektor, Khoirul Anwar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan di lingkungan UM Gresik, yakni Direktur Direktorat Sertifikasi Profesi, Pengembangan Bahasa dan Usaha Dr. Ir. Djoko Soelistya, M.M., Kepala Pusat Kerjasama Pengembangan Usaha dan Sertifikasi Sukma Uli Nuha, S.Ak., M.Ak., Kepala Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Profesi Putri Aisyiyah Rakhma Devi, S.Pd., M.Kom., Kepala Pusat Pengembangan Bahasa Asing Yanuar Pandu Negoro, S.T., M.LogSCM., serta Kepala Pusat Kemitraan Dalam Negeri Abi Hanif Dzulquarnain, S.KM., M.S.M.
Dalam sambutannya, Rektor UM Gresik menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk di level pemerintahan desa. “Kami ingin memastikan bahwa proses seleksi perangkat desa berjalan objektif, terukur, serta mampu menghasilkan aparatur yang kompeten dan berintegritas,” ungkapnya.
Aditya Irwansyah menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem seleksi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. “Transparansi dan profesionalisme menjadi prioritas utama kami dalam setiap tahapan penjaringan dan penyaringan,” tegasnya.
Usai penandatanganan MoA, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi konstruktif antara kedua belah pihak. Diskusi tersebut membahas teknis pelaksanaan kerja sama, mulai dari penyusunan instrumen seleksi, mekanisme penilaian, hingga kemungkinan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi calon perangkat desa. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan desa yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui kerja sama ini, UM Gresik kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintahan desa ini menjadi fondasi penting dalam menghadirkan proses seleksi yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang unggul.
📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK
Credit by Humas UM Gresik