Kontribusi Nyata, KKN Desa Temuireng Paparkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Minggu (15/02/2026), Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program kerja utama, yakni "Edukasi Pengelolaan Sampah dan Sosialisasi Tong Pembakaran Sampah Minim Asap" di Desa Temuireng, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan serta pengurangan dampak pencemaran udara akibat pembakaran sampah secara konvensional. Program ini juga menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan lingkungan yang masih sering terjadi di tingkat desa, khususnya terkait penanganan sampah rumah tangga.

kknrendy.jpeg (159 KB)

Edukasi pengelolaan sampah bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya, mengenali jenis-jenis sampah organik dan anorganik, serta menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sosialisasi ini dijelaskan bahwa pengelolaan sampah yang tepat tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai manfaat ekonomi dan sosial apabila dikelola secara berkelanjutan.

Selain edukasi, mahasiswa juga mensosialisasikan penggunaan tong pembakaran sampah minim asap sebagai solusi alternatif dalam mengurangi volume sampah rumah tangga. Tong pembakaran ini dirancang dengan sistem sirkulasi udara yang lebih baik sehingga proses pembakaran menjadi lebih sempurna dan menghasilkan asap yang lebih sedikit dibandingkan metode pembakaran terbuka. Dengan demikian, risiko gangguan kesehatan dan pencemaran udara dapat diminimalkan.

Kegiatan dilaksanakan secara face to face dengan metode pemaparan materi dan praktik langsung penggunaan tong pembakaran sampah minim asap. Masyarakat diberikan penjelasan mengenai cara penggunaan yang benar, langkah-langkah keamanan, serta perawatan alat agar dapat digunakan secara optimal dan tahan lama. Pendampingan dilakukan secara bertahap agar masyarakat dapat memahami fungsi dan manfaat alat tersebut serta mampu mengoperasikannya secara mandiri.

Melalui program kerja utama ini, diharapkan masyarakat Desa Temuireng semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab serta mampu menerapkan solusi sederhana namun efektif dalam mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Upaya ini menjadi langkah strategis dalam mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran aktif masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di sekitarnya.


📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK