Teknik Kimia UM Gresik

AKREDITASI

Program Studi ini sudah Terakreditasi Baik dari  BAN-PT No. 3599/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2022

Berdasarkan hasil analisis terhadap calon pengguna serta analisis Tracer studi keterserapan lulusan Teknik Kimia di Indonesia, maka dirumuskan Prodil Lulusan Program Studi Teknik Kimia (PSTK) UMG adalah sebagai berikut:

  1. Analis

  2. Peneliti

  3. Product Developer

  4. Process Engineer

  5. Akademisi (Pendidik) profesional

  • Analisis Profil dan Keterlacakan

    1. Analisis yang profesional

      1. Dengan menyelenggarakan pendidikan dengan kualitas terbaik sehingga lulusannya mendapatkan pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman melakukan riset dengan topik-topik terkini di bidang rekayasa kimia. Lulusan diharapkan dapat menerapkan ilmu dasar teknik kimia untuk bekerja dan berkarya dalam bidang teknologi proses kimia, mampu mengembangkan diri sebagai perencana dan pengelola industry, serta mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi ditingkat regional, nasional maupun international. 

      2. Lulusan program studi teknik kimia dapat digambarkan sebagai “Insinyur Universal” karena mereka mempelajari dasar-dasar rekayasa seperti termodinamika, kinetika reaksi dan perancangan reaktor, proses pemisahan, serta peristiwa perpindahan (momentum, energi dan massa), sehingga PSTK UMG akan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas SDM yang mampu melakukan perencanaan yang berkualitas.

      3. Dengan kualifikasi lulusan yang berkualitas internasional, memiliki kemampuan  menggunakan pengetahuan dan keterampilan dalam kawasan keahliannya untuk memecahkan masalah-masalah yang kompleks serta mampu bekerja sama dalam kegiatan penelitian dan pengembangan baik nasional maupun internasional, PSTK UMG akan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas nation competitiveness.

    2. Penelitian bidang ilmu rekaya teknik kimia

      1. Lulusan PSTK UMG dapat berkontribusi di berbagai bidang berikut: energi (industri minyak dan gas bumi), kontraktor rekayasa (rancang bangun, pengadaan, konstruksi dan uji-coba operasi), industri kimia (petrokimia, bahan kimia ruah dan khusus), riset dan pengembangan proses dan produk kimia, pengolahan dan sintesis produk makanan dan farmasi.

      2. Dengan kualifikasi lulusan yang berinisiatif dan responsif terhadap lingkungan masyarakat terutama peserta didik, lokal, nasional dan global, serta berorientasi pada kegiatan-kegiatan penelitian dan pengembangan dibidang sains yang mendukung keberlanjutan Teknik Kimia pada level lokal maupun nasional, sehingga berdampak baik terhadap masyarakat dan negara.

        1. Sikap Ilmiah

          Ada beberapa sikap yang perlu dimiliki seorang peneliti supaya hasil penelitiannya berkualitas dan memiliki derajat keilmiahan yang tinggi.

          Sikap ilmiah tersebut meliputi :a. Rasa ingin tahu. Rasa ingin tahu terhadap segala sesuatu yang terdapat di sekitar kita yang diikuti dengan meneliti objek-objek tersebut. b. Jujur. Artinya selalu menerima kenyataan dari hasil penelitiannya serta tidak mengubah data yang dihasilkan. c. Teliti. Yaitu hati-hati dan tidak ceroboh atau tidak melakukan kesalahan berkali-kali. d. Terbuka. Artinya mau menerima pendapat orang lain. e. Tekun. Artinya dalam melakukan penelitian tidak mudah putus asa. f. Objektif. Yaitu hasil penelitian tidak dipengaruhi oleh perasaan diri sendiri dan tidak memaksakan pendapat orang sendiri.

        2. Keterampilan Kerja Ilmiah

          Berbagai kemampuan keterampilan kerja ilmiah yang harus kita miliki antara lain :a. Pengamatan (observasi). Keterampilan mengamati merupakan salah satu cara untuk mendapatkan permasalahan yang harus kita pecahkan maupun menjawab masalah yang akan dipecahkan. b. Pengelompokan (klasifikasi). Untuk mempermudah dalam mengenali objek biologi, kita harus memiliki keterampilan mengelompokkan atau mengklasifikasi. c. Komunikasi dan penafsiran. Komunikasi merupakan kemampuan untuk menangkap informasi dari buah pikiran orang dalam bentuk karya ilmiah atau hasil percobaan dan penyampaiannya kepada orang lain dalam bentuk lisan, tulisan, grafik, diagram, gambar, tabel, model, gerak, dan lain-lain. d. Mengajukan pertanyaan. Bertanya adalah kegiatan untuk meminta keterangan atau penjelasan tentang sesuatu. Untuk mengungkap suatu fakta, kita dapat mengungkap dalam bentuk pertanyaan yang dimulai dengan kata tanya apa, mengapa dan bagaimana. e. Merencanakan percobaan. Percobaan dimulai kalau kita menanyakan sesuatu permasalahan kepada diri kita sendiri atau ingin mengetahui sesuatu masalah. Perasaan ingin tahu mendasari dari semua percobaan. Berhasil tidaknya suatu percobaan/penelitian sangat ditentukan oleh perencanaan. Jadi, perencanaan percobaan merupakan langkah yang amat sangat penting dalam kegiatan percobaan/penelitian

    3. Product Developer

      1. Dengan kualifikasi lulusan yang berinisiatif dan responsif terhadap lingkungan masyarakat terutama peserta didik, lokal, nasional dan global, serta berorientasi pada kegiatan-kegiatan penelitian dan pengembangan dibidang sains yang mendukung keberlanjutan Teknik Kimia pada level lokal maupun nasional, sehingga berdampak baik terhadap masyarakat dan negara. 

      2. Sehingga ketrampilan yang dibutuhkan adalah: a. Ketrampilan dalam melakukan analisis kebutuhan  (need analysis), b. Ketrampilan dalam mengembangkan protype product, c. Ketrampilan dalam mengembangkan produk, d, ketrampilan dalam melakukan uji coba product, e. Ketrampilan dalam melakukan evaluasi produk

    4. Process Engineer

    5. Pendidik/akademik profesional