Mahasiswa KKN Kelompok 20 UM Gresik Hadirkan Solusi Digital bagi UMKM Desa Jolotundo

UMGNews, Jolotundo — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 20 Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) menghadirkan solusi nyata bagi pengembangan usaha masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Digital Marketing bertajuk “UMKM Level Up” yang digelar di Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (04/02/2026).

KKN20s_11zon.jpeg (186 KB)

Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku UMKM Desa Jolotundo, perangkat desa, Ketua Kelompok KKN, serta Dosen Pembimbing Lapangan UM Gresik, Ibu Maulidyah Amalina Rizqi, S.E., M.M. Program ini menjadi bagian dari kontribusi UM Gresik dalam mendorong transformasi ekonomi desa berbasis digital.

Perwakilan Pemerintah Desa Jolotundo menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UM Gresik yang membawa inovasi dan pengetahuan baru bagi pelaku UMKM. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci agar produk-produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.

Ketua KKN Kelompok 20 UM Gresik menjelaskan bahwa program “UMKM Level Up” dirancang sebagai solusi agar pelaku usaha tidak tertinggal di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Melalui kegiatan ini, UMKM dibekali pemahaman sekaligus keterampilan praktis dalam mengelola media sosial dan pemasaran digital.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan UM Gresik, Ibu Maulidyah Amalina Rizqi, S.E., M.M., menegaskan pentingnya inovasi dan adaptasi digital bagi keberlanjutan usaha. Ia mendorong pelaku UMKM untuk berani bertransformasi agar mampu bersaing dan terus berkembang.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Bapak Abdul Kadir Alamudi, S.E., M.M., yang memaparkan pentingnya mental wirausaha sebagai Chief Everything Officer, yakni kemampuan mengelola bisnis secara menyeluruh—mulai dari strategi, pemasaran, hingga kreativitas. Ia juga mengingatkan bahwa kegagalan UMKM banyak terjadi di fase awal usaha, sehingga strategi pemasaran digital menjadi faktor penentu keberhasilan.

Para peserta juga mendapatkan pemahaman tentang keunggulan digital marketing, seperti jangkauan pasar yang luas, efisiensi biaya, dan kemudahan membangun interaksi dengan pelanggan. Tren cashless society, termasuk penggunaan QRIS, turut dibahas sebagai bagian dari modernisasi sistem transaksi UMKM.

Dalam sesi praktik, peserta diajak memahami cara membuat konten menarik, mengelola akun media sosial, menggunakan hashtag secara efektif, serta memanfaatkan fitur Instagram Shopping, Facebook Marketplace, dan Live Streaming untuk meningkatkan penjualan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para pelaku UMKM. Melalui program ini, mahasiswa UM Gresik membuktikan perannya sebagai agen perubahan yang menghadirkan solusi digital untuk mendorong UMKM Desa Jolotundo tumbuh, naik kelas, dan mampu bersaing di era ekonomi digital.

📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK

Credit by Humas UM Gresik