Tak Lagi Membosankan! UM Gresik Tawarkan Formula Belajar Asyik Lewat Workshop Spektakuler

GRESIK – Belajar tidak harus kaku dan membosankan. Hal itu dibuktikan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) yang sukses menggelar Workshop and Business Meeting on Learning with Joy: Merging Technology and Deep Learning for Student-Centered Education pada Sabtu (30/8/2025) di Hall Sang Pencerah.

IMG_9969 (1)_11zon.jpg (198 KB)

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UM Gresik bekerja sama dengan Asosiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (APSPBI) Regional Jawa Timur. Workshop ini dihadiri oleh 33 Prodi S1 PBI dan 5 Prodi S2 PBI dari 36 universitas negeri maupun swasta di Jawa Timur. Selain itu, hadir pula perwakilan dari S1 PBI Regional Jawa Tengah dan S1 PBI Jawa Barat, yang menambah bobot kegiatan sebagai ajang kolaborasi nasional.

Workshop ini menghadirkan sosok inspiratif, Dr. A. Gumawang Jati, President of ITELL (Indonesian Technology-Enhanced Language Learning), yang dikenal sebagai pakar dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi. Dalam materinya, ia menegaskan bahwa integrasi teknologi dengan deep learning adalah kunci untuk menghadirkan kelas yang lebih hidup, interaktif, dan berpusat pada mahasiswa.

“Pendidikan harus membawa kegembiraan. Teknologi bukan sekadar tambahan, melainkan motor yang membuat pembelajaran lebih dekat dengan dunia nyata, lebih menyenangkan, dan lebih bermakna,” ungkap Dr. Gumawang di hadapan ratusan peserta yang hadir.

Rektor UM Gresik, Prof. Dr. Khoirul Anwar, S.Pd., M.Pd., turut membuka kegiatan dengan memberikan sambutan penuh semangat. Ia menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen UM Gresik untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan berkualitas. “Workshop ini menjadi bukti nyata bahwa UM Gresik siap melahirkan generasi unggul yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif, kreatif, dan Islami,” ujarnya.

Suasana semakin hidup saat sesi tanya jawab dibuka. Berbagai pertanyaan kritis muncul seputar implementasi blended learning, penggunaan AI tools untuk pembelajaran bahasa, hingga tantangan etika di era digital. Antusiasme peserta menunjukkan betapa besarnya minat terhadap transformasi pendidikan berbasis teknologi.

Melalui kegiatan ini, UM Gresik kembali meneguhkan dirinya sebagai kampus yang progresif dan visioner. Pesannya jelas: pendidikan tidak boleh membosankan—ia harus menjadi pengalaman yang penuh kegembiraan, inspirasi, dan relevansi dengan masa depan.

📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: Unmuhgresikofficial

Credit by Humas UMG