UMGNews, Gresik — Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang konstruksi melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kali ini, UM Gresik menyelenggarakan “Pelatihan Perhitungan Volume dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Berbasis Aplikasi Tekla” yang berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026 di Laboratorium Komputer, dengan melibatkan siswa jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMK PGRI 1 Gresik sebagai peserta utama.

Kegiatan ini diketuai oleh Avisha Gita Prafitasiwi, S.T., M.T., dengan dukungan tim yang terdiri dari Rahmat Dwi Sutrisno, dosen Teknik Sipil UM Gresik, serta dua mahasiswa Teknik Sipil, Octavere Satriatama dan Arya Pratama. Sinergi antara dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata keterlibatan aktif civitas akademika UM Gresik dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pengenalan teori, tetapi juga praktik langsung penggunaan Tekla, sebuah aplikasi berbasis Building Information Modeling (BIM) yang banyak digunakan dalam dunia industri konstruksi. Melalui Tekla, siswa diperkenalkan pada proses pemodelan bangunan tiga dimensi yang terintegrasi dengan data struktur, volume material, serta perhitungan biaya proyek secara otomatis dan akurat.
Para siswa dilatih untuk memahami bagaimana sebuah desain bangunan tidak hanya berfungsi sebagai gambar teknis, tetapi juga sebagai basis data yang dapat menghasilkan informasi penting seperti volume pekerjaan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dengan pendekatan ini, peserta memperoleh gambaran nyata tentang bagaimana teknologi BIM mampu meningkatkan efisiensi, ketepatan perhitungan, serta transparansi dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek konstruksi.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Siswa SMK PGRI 1 Gresik aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari pengenalan konsep BIM, pengoperasian dasar Tekla, hingga simulasi perhitungan volume dan anggaran. Bagi mereka, pelatihan ini menjadi pengalaman berharga karena memperkenalkan teknologi yang selama ini banyak digunakan oleh para profesional di proyek-proyek konstruksi berskala besar.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Sipil UM Gresik berupaya menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan menengah kejuruan dengan tuntutan industri konstruksi yang kini semakin berbasis digital. Pengenalan teknologi BIM sejak dini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan lulusan SMK dalam menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi di bidang teknik sipil dan konstruksi.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran UM Gresik sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Dengan menghadirkan pelatihan berbasis aplikasi profesional seperti Tekla, UM Gresik tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan keterampilan praktis dan pola pikir digital kepada generasi muda.
Ke depan, melalui kegiatan-kegiatan serupa, UM Gresik berkomitmen untuk terus memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul, kompeten, dan siap bersaing di era konstruksi modern berbasis Building Information Modeling (BIM).
📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK
Credit by Teknik Sipil UM Gresik