HARI IBU: MOMENTUM MENGHARGAI PEREMPUAN

Oleh: Nadhirotul Laily, S.Psi., M.Psi., Ph.D., psikolog

Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik

 

PERAN seorang wanita, terutama sebagai ibu, memiliki dampak mandalam dalam membentuk visi dan nilai-nilai organisasi. Kebijaksanaan, ketekunan, dan kelembutan yang melekat pada peran ibu dapat diterapkan secara efektif dalam kepemimpinan pendidikan.

Meskipun masih ada pandangan bahwa wanita yang memiliki wewenang dan tanggung jawab besar dalam memimpin sebuah organisasi, terutama di dunia pendidikan, bisa menghadapi keterbatasan, saya meyakini bahwa ini adalah stereotip yang harus diatasi.

Seorang ibu, dengan pengalaman dalam mengelola rumah tangga dan mendidik anak-anak, dapat membawa nilai-nilai keibuan yang penting, seperti empati dan kepedulian, ke dalam ruang kepemimpinan. Untuk saya pribadi, sebagai seorang Rektor dan juga ibu rumah tangga, makna seorang ibu sangat mendalam. Peran sebagai ibu memberikan pengalaman dan wawasan yang tidak ternilai dalam memahami dinamika manusia dan hubungan interpersonal. Sebagai pemimpin, saya merangkul nilai-nilai keluarga dan kemanusiaan yang membentuk inti kepemimpinan saya.

Seorang wanita terutama seorang Ibu yang memiliki multi peran, sebenarnya juga memiliki multi-tasking untuk menyelesaikan semua tugas dan persoalan dalam semua peran yang di jalankan. Apalagi ketika seorang Ibu yang juga menjadi seorang pemimpin organisasi publik, maka dia memiliki peran yang sangat krusial. Atribut kewanitaan seperti keibuan, empatik, intuitif, kompromis, atentif, kooperatif dan akomodatif merupakan sifat-sifat bawaan yang menjadi potensi berharga dalam proses kepemimpinannya.

Menjadi seorang pemimpin adalah hak setiap individu yang tidak dibatasi oleh gender. Dalam ajaran agama Islam pun memberikan peluang itu, seperti dalam hadits (HR. Al Bukhari) yang menyebutkan bahwa setiap diri kita adalah pemimpin dan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinan kita.

Dari sini kita bisa melihat bahwa baik itu laki-laki maupun wanita (termasuk seorang Ibu) memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemimpin. Surga di bawah telapak kaki Ibu merupakan sebuah kiasan yang memiliki makna sangat mendalam.

Bagaimana pentingnya seorang Ibu itu tidak hanya berdampak di dunia saat ini tapi juga berdampak pada kehidupan kita di akherat kelak. Maka kita wajib berbakti kepada kedua orang tua kita, terutama kepada Ibu.

 

Opini ini telah diterbitkan dengan judul “Sempurnakan Hari Ibu dengan Kontribusi dan Peran Perempuan” di Radar Surabaya, 22 Desember 2023